detikcom
Senin, 16/04/2012 01:15 WIB

Memanjat Tembok, 2 Napi Lapas Lhokseumawe Kabur

Ferry Fernandes - detikNews
Aceh - Dua orang Narapidana (Napi) Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II/A Lhokseumawe, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), sekitar pukul 19.15 WIB, Minggu (15/4/2012) berhasil kabur setelah memanjat tembok pagar belakang Lapas tersebut.

Menurut informasi yang dihimpun detikcom, dua napi tersebut kabur pada saat sebagian napi dan petugas lapas sedang shalat Magrib. Mereka meloloskan diri dengan cara mengambil besi tenda yang panjangnya lima meter, kemudian memanjat melalui besi tersebut dari tembok sebelah belakang dan melompat kebawah dan melarikan diri dari Asrama Polisi belakang penjara.

Kedua napi yang kabur tersebut masing masing bernama Azhari, warga Mongeudong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe dan Iskandar, warga Cunda, Kecamatan Muara Dua, kota Lhosksuamawe. Azhari adalah salah satu napi yang terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) hingga tiga kali dengan ancaman hukuman 4 tahun.

Sedangkan Iskandar, yang merupakan pindahan dari lapas Kota Langsa itu terlibat kasus narkoba jenis sabu dengan ancaman diduga lima tahun ke atas.

Kapolsek Banda Sakti, AKP Hendro, membenarkan adanya dua orang napi Lhokseumawe yang kabur saat magrib tadi. Saat ini petugas Polsek Banda Sakti dan personil Polres Lhoskeumawe sedang berada di Lapas dan mengejar kedua napi yang kabur itu.

"Sedang kami kejar," tutur Hendro.

Sementara itu hingga kini pejabat Lapas Lhokseumawe belum memberikan tanggapan terhadap kedua napi yang kabur tersebut.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/fjr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
45%
Kontra
55%