Minggu, 15/04/2012 06:29 WIB
Aboe Bakar: Aneh Bila Polisi Tak Bisa Ungkap Pelaku Kekerasan di Salemba
"Polisi dan TNI harus jujur dalam mengungkap persoalan geng motor diJakarta. Aneh bila polisi tidak dapat mendeteksi adanya pergerakan massa di jalan protokol Ibu Kota," kata Aboe Bakar kepada detikcom melalui pesan singkatnya, Sabtu (14/4/2012) malam.
Pembiaran polisi atas penyerangan mini market 7-Eleven di Salemba, kata dia menimbulkan spekulasi bahwa kelompok yang menggunakan pita kuning itu adalah personel militer.
"Masyarakat sekarang menanti hasil kerja polisi, bila mereka tidak bisa melacak kelompok itu, tentunya akan menimbulkan tanya bagi publik," imbuhnya.
Bagi Aboe Bakar polisi seharusnya dapat mengungkap pelaku kekerasan dengan cepat karena kelompok yang konvoi menggunakan motor itu berjumlah sekitar 200 orang.
"Kepolisian harus mengungkap hingga tuntas kasus geng motor pita kuning kemarin. Bila tidak segera diungkap, publik akan semakin yakin dengans pekulasi yang selama ini beredar, dan itu tidak boleh terjadi," tegas dia.
(mpr/fdn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
0 share this. -
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
0 share this. -
Gita Wirjawan: Ada Parpol Sudah 'Ngomong-ngomong' Pencapresan Saya
0 share this. -
Gita Wirjawan Dukung Jokowi Normalisasi Waduk Pluit
0 share this. -
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Minggu, 19/05/2013 02:07 WIB
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
-
Minggu, 19/05/2013 01:57 WIB
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
-
Minggu, 19/05/2013 01:24 WIB
Gita Wirjawan: Ada Parpol Sudah 'Ngomong-ngomong' Pencapresan Saya
-
Minggu, 19/05/2013 01:03 WIB
Gita Wirjawan Dukung Jokowi Normalisasi Waduk Pluit
-
Minggu, 19/05/2013 00:37 WIB
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
-
Minggu, 19/05/2013 02:07 WIB
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
-
Minggu, 19/05/2013 01:57 WIB
Turbulensi Pesawat Emirates, Penumpang Dipulangkan ke Jakarta Sore Tadi
-
Minggu, 19/05/2013 00:37 WIB
Puluhan Ribu Warga Palembang Saksikan Jembatan 'Ampera Berwarna'
-
Minggu, 19/05/2013 01:03 WIB
Gita Wirjawan Dukung Jokowi Normalisasi Waduk Pluit
-
Sabtu, 18/05/2013 06:54 WIB
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
-
Sabtu, 18/05/2013 12:05 WIB
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
-
Sabtu, 18/05/2013 16:45 WIB
Kelelahan, Bupati Tegal Meninggal Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 16:35 WIB
Konglomerat Swedia Kalah Melawan Pedagang Glodok
-
433 Komentar
-
228 Komentar
-
226 Komentar
-
211 Komentar
-
211 Komentar
-
205 Komentar
-
200 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,834.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 20:10 WIB
Usai Temui Kompolnas, Aiptu Labora Digelandang ke Mabes Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 17:40 WIB
Lakukan Penodaan Alquran di Pakistan, Pria Asal China Diamankan Polisi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
