detikcom
Sabtu, 14/04/2012 07:15 WIB

Joshua Dipaksa Mengaku Sebagai Pengeroyok Anggota TNI AL

Muhammad Iqbal,Muhammad Iqbal,Muhammad Iqbal - detikNews
Jakarta - Joshua Raynaldo Radja (21), ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa pengeroyokan anggota TNI AL, Kelasi Arifin di Pademangan, Jakut, Minggu (31/3). Joshua mengaku dirinya dipaksa agar mengakui sebagai pelaku penganiayaan.

"Ada dugaan Joshua dipaksa oleh pihak kepolisian agar mengakui tindakan penganiyaan," ujar Max Melen Tumondo, pengacara Joshua, kepada detikcom Jumat (13/4/2012).

Menurut Max, Joshua dipanggil ke salah satu ruangan perwira polisi untuk menjalani pemeriksaan selama kurang lebih dua jam.

"Secara psikologis, anak yang belum pernah berurusan dengan hukum, akan merasa tertekan," kata Max.

Dalam pemeriksaan tersebut, muncul ungkapan penyidik, 'You (kamu) kalau engga ngaku akan diserahkan ke pihak Armabar, dan kami lepas tangan.'

"Konotasi lepas tangan itu apa? Sedangkan polisi seharusnya melindungi masyarakat," tuturnya.

Selain adanya dugaan tekanan dan paksaan selama pemeriksaan, pengacara juga menyayangkan posisi Joshua saat pemeriksaan yang tidak didampingi pengacara.

"Saya secara tertulis akan mengajukan keberatan kepada Kapolres Jakarta Utara, tembusan kepada Kejaksaan Negeri, Komnas HAM, dan lainnya," ujar Max

Sebelumnya, aparat gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, Polres Jakarta Utara dan Pomal menangkap Joshua, warga Koja, Jakarta Utara.

Joshua ditangkap bersama beberapa barang bukti, satu pecahan batu bata berlumur darah, pecahan kaca helm bercak darah, sebilah sangkur, tiga buah pecahan batu dan balok.

"Dia pemeran utama, dia yang menusuk," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di kantornya, Jakarta, Jumat (13/4).



Penimbunan BBM gunakan macam cara untuk menimbun bbm.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(ahy/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000