detikcom
Kamis, 12/04/2012 20:07 WIB

Puan: UU Pemilu Disahkan, PDIP Targetkan Menang Pileg 2014

Mega Putra Ratya - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Paripurna DPR telah ketok palu mengesahkan UU Pemilu. Setelah UU Pemilu tersebut disahkan, PDIP menargetkan untuk menang pada pemilu legislatif 2014.

"Target kami tidak muluk-muluk hanya ingin menang dalam pemilu 2014," kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Puan Maharani, dalam jumpa pers seusai pengesahan UU Pemilu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).

"PDIP menyiapkan diri untuk siap menghadapi pemilu dengan UU Pemilu yang baru disahkan karena sudah disepakati kita ikut dan taat dengan aturan itu," jelas Puan.

Menurut Puan, usulan PDIP dalam pembahasan di Pansus Pemilu dan forum lobi sangat jelas dalam upaya memperbaiki sistem pemilu, pendidikan politik melalui partai politik.

"Usulan kami dalam rangka penguatan sistem presidensial untuk penguatan NKRI tapi pola pikir kami berbeda dengan fraksi-fraksi. Ini bukan soal menang kalah atau ego di paripurna tapi kami mencoba memberi pendidikan politik dalam rangka penguatan sistem presidensial ke depan," paparnya.

"Kami memperjuangkan sistem pemilu yang simpel tidak banyak biaya tapi dengan disahkannya UU Pemilu hari ini tidak jauh berbeda dengan UU sebelumnya hanya ambang batas 2,5 persen menjadi 3,5 persen," ujar Puan.

Ditegaskan Puan, proses pembahasan UU Pemilu bukan soal kalah menang tapi mencoba bersikap dalam memperbaiki sistem politik ke depan, tidak serba instan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mpr/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%