Kamis, 12/04/2012 14:58 WIB

Pengeroyokan di SPBU Shell Sunter, Polisi Buru Pria Bertopi & Berjaket

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Pria berjaket hitam dan bertopi putih diduga terlibat pengeroyokan 4 remaja di SPBU Shell Sunter. Aparat kepolisian gabungan bergerak memburunya.

Aparat gabungan Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Utara dan Polres Jakarta Pusat masih menyelidiki tiga kasus pengeroyokan di Pademangan dan Kemayoran.

"Setiap yang ada di situ kita cari. Dalam proses, kita semua datangi untuk dimintai keterangan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto kepada detikcom di kantornya, Jakarta, Rabu (12/4/2012).

Hingga kini, polisi belum bisa mengidentifikasi pria yang terekam dalam CCTV (circuit closed television) di minimarket di SPBU Shell tersebut.

"Sampai saat ini, kita belum bisa mengetahui identitasnya," katanya.

Dalam rekaman CCTV di SPBU Shell yang diperoleh detikcom, pria tersebut berperan aktif dalam pengeroyokan Aldrian (24), Reza (19), Soleh (17) dan Zaenal (18).

Pria tersebut menghubungi puluhan teman-temannya untuk menginformasikan keberadaan korban di gudang minimarket tersebut.

Dalam peristiwa itu, Soleh menderita luka tusuk dan akhirnya meninggal dunia. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mei/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%