Kamis, 12/04/2012 11:55 WIB
DPR Sahkan RUU Perlindungan Buruh Migran, TKI Tepuk Tangan
"Ratifikasi ini akan memperkuat langkah nasional, regional, dan global untuk perlindungan buruh migran Indonesia," kata Menlu Marty Natalegawa saat membacakan pandangan akhir Presiden dalam rapat paripurna Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/4/2012).
Kemudian pimpinan sidang, Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, menanyakan persetujuan peserta rapat. Anggota DPR peserta rapat langsung menyatakan setuju.
Persetujuan 381 anggota DPR peserta rapat disambut tepuk tangan oleh perwakilan TKI yang ada di fraksi balkon.
Selain agenda pengesahan RUU tentang perlindungan buruh, paripurna DPR juga akan membahas dan mengesahkan RUU Penegahan dan Pemberantasan Terorisme dan 19 RUU Usul Inisiatif Komisi II DPR RI tentang pembentukan Daerah Otonom baru. Sedangkan pembahasan RUU Pendidikan Kedokteran diputuskan untuk ditunda hingga masa sidang berikutnya.
Sedangkan paripurna lanjutan pembahasan RUU Pemilu akan dimulai pada pukul 13.00 WIB nanti. Pembahasan RUU Pemilu masih menyisakan tentang metode konversi suara.
(trq/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kapal Malaysia Tertangkap Curi Ikan di Selat Malaka
680 share this. -
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
593 share this. -
Hidayat Nur Wahid Tak Tahu Luthfi Pernah Cerita Soal Indoguna
422 share this. -
Satpol PP Jaktim Bantah Ada Anggotanya Pukuli PKL
420 share this. -
Blokir Jalan Klender, Ban Belasan Mobil dan Angkot Dikempesi
409 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 18/05/2013 13:43 WIB
Pimpinan Fraksi DPR Harus Jadi Contoh agar Anggotanya Tak Sering Bolos
-
Sabtu, 18/05/2013 13:33 WIB
Menanti Undangan Konvensi Capres, Ini yang Dilakukan Gita Wirjawan
-
Sabtu, 18/05/2013 13:26 WIB
Gita Wirjawan: Saya Mengagumi Sosok Jokowi
-
Sabtu, 18/05/2013 13:11 WIB
Turbulensi Emirates, Penumpang: Pesawat Seperti Disedot
-
Sabtu, 18/05/2013 13:10 WIB
5 Pengedar Narkoba Diciduk Polresta Medan
-
Sabtu, 18/05/2013 12:05 WIB
Ditolak Bercinta, Gadis 19 Tahun Gigit Penis Kekasihnya
-
Sabtu, 18/05/2013 12:59 WIB
Turbulensi Emirates, Penumpang: Pesawat Seperti Disedot
-
Sabtu, 18/05/2013 13:51 WIB
Klewang, Si Raja Geng Motor dan Raja Aksi Tipu-tipu
-
Sabtu, 18/05/2013 12:21 WIB
Ada Foto Jenderal di Markas Pembela Aiptu Labora, Ini Tanggapan Polri
-
Sabtu, 18/05/2013 12:54 WIB
5 Pembunuh Kejam Ini Menanti Eksekusi Mati
-
Sabtu, 18/05/2013 13:20 WIB
Gita Wirjawan: Saya Mengagumi Sosok Jokowi
-
Sabtu, 18/05/2013 11:48 WIB
Malas Kerja, Tukang Pos di Italia Menimbun 400 Kg Surat di Rumahnya
-
Sabtu, 18/05/2013 11:19 WIB
Jalan Berliku Mengeksekusi Mati Pembunuh Sadis Jurit dan Ibrahim
-
408 Komentar
-
262 Komentar
-
220 Komentar
-
216 Komentar
-
213 Komentar
-
208 Komentar
-
202 Komentar
-
200 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,835.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 07:28 WIB
PKS: Semua Jelas, Fathanah Makelar!
-
Sabtu, 18/05/2013 06:54 WIB
3 Rekaman Sadapan KPK yang Bisa Bikin Luthfi Hasan 'Skak Mat'
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

.gif)





_5.gif)



Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.
