detikcom
Rabu, 11/04/2012 19:43 WIB

Sebelum Gempa, Ada Kerusuhan di Gayo Lues, 3 Kantor Camat Dibakar

Gagah Wijoseno - detikNews
Jakarta - Beberapa saat sebelum gempa 8,5 SR mengguncang Aceh, terjadi kerusuhan massa di Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Massa membakar tiga kantor kecamatan dan kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP). Kerusuhan itu terjadi akibat kisruh penghitungan hasil Pilkada.

Data yang didapatkan detikcom, Rabu (11/4/2012), tiga kantor kecamatan yang dibakar adalah Kantor Camat Blangkejeren, Kantor Camat Dabung Gelang, dan Kantor Camat Blangpegayon. Tiga kantor ini ludes dibakar massa yang memprotes hasil penghitungan pemilihan bupati setempat.

Beberapa barang dan peralatan kantor di tiga kantor kecamatan dan kantor KIP itu tak bisa diselamatkan. Antara lain puluhan perangkat komputer lengkap, 8 set meja dan kursi tamu, ratusan kotak suara 3 unit mesin e-KTP, 1 unit mesin foto kopi, dan 4 unit TV dan receiver paravola.

Selain itu, massa juga membakar kendaraan roda empat dan sepeda motor. Mobil yang jadi korban amuk massa adalah mobil dinas Kab Gayo Alues berjenis Toyota Kijang kapsul warna silber dengan nomor polisi BL 170 B.

Kerugian akibat amuk massa ini ditaksir sekitar Rp 10 miliar. Dalam kerusuhan ini, tidak ada korban jiwa.

Hingga malam ini, suasana di Gayo Alues cukup kondusif. Masyarakat setempat masih mewaspadai dampak gempa yang terjadi pada pukul 15.38 WIB dan siaga dengan gempa susulan yang masih terus terjadi.




Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%