detikcom
Rabu, 11/04/2012 18:50 WIB

Gempa Aceh, DPR Pertimbangkan Tak Voting RUU Pemilu

Dhuran Dhara HDB - detikNews
Anis Matta
Jakarta - DPR mempertimbangkan untuk tidak melakukan voting RUU Pemilu menyusul adanya gempa yang menggoyang Aceh 8,5 SR. Voting RUU Pemilu tidak terlalu berurusan dengan konstituen.

"Persoalan ini kan lebih pada parpol. Tidak terlalu public meter, tidak terlalu berurusan langsung ke konstiten, kita berusaha untuk tidak voting," ujar Wakil Ketua DPR Anis Matta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/4/2012).

Anis mengatakan, anggota DPR berempati pada masyarakat yang terkena gempa Sumatera. DPR tidak mau memunculkan aroma politik di tengah derita rakyat.

"Jelas karena kita ikut berempati pada masyarakat Indonesia khususnya masyarakat kita yang ada di Sumatera jangan sampai DPR memunculkan panorama yang tidak simpatik dari iklim politik. Jadi kita berusaha menunjukkan simpati itu kepada suadara-saudara kita di Sumatera," jelasnya.

Gempa pertama kali di Aceh dan Sumut terjadi sekitar pukul 15.38 WIB. Gempa dengan kedalaman 10 km itu berlokasi di 1.40 LU-92,99 BT (346 km barat daya Kabupaten Simeulue). BMKG memberikan peringatan dini tsunami untuk Bengkulu, Lampung, Aceh, Sumbar dan Sumut.


(nik/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close