detikcom
Selasa, 10/04/2012 15:38 WIB

Pengunjung Siap Banjiri 3 Mal 'Raksasa' Baru di Jakarta

Rista Rama Dhany - detikNews
Jakarta - Tahun ini akan ada tambahan 3 (tiga) mal ‘raksasa’ di Jakarta, hal ini tentunya membuat kekhawatiran bagi pengelola mal yang sudah ada.

Namun menurut Pengamat Pusat Perbelanjaan, Yongky S Susilo pengelola mal tidak perlu khawatir pengunjungnya sepi, pasalnya mal di Jakarta masih oke.

"Masih oke, tidak ada yang sepi kok. Masa sih sepi yang saya lihat ramai-ramai saja bahkan apalagi kalau weekend Sabtu-Minggu pengunjung mal sangat ramai sekali, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan akan nada tambahan satu atau dua mal lagi di Jakarta," kata Yongki ketika dihubungi detikcom, Selasa (10/4/2012).

Menurut Yongki, jika ada keluhan bahwa pengunjung mal mulai menurun alias sepi khususnya dari pengelola mal, menurutnya hal tersebut dikarenakan efek awal tahun.

"Masyarakat agak was-was menggunakan uangnya, apalagi setelah mereka menghabiskan banyak uang pada saat akhir tahun sehingg kemampuan berbelanja menurun. Tapi itu tidak akan berlangsung lama. Kapasitas membeli di Mal juga masih tinggi seiring pertumbuhan ekonomi,” ujar Yongki.

Apalagi kata Yongki dengan adanya isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak lalu membuat masyarakat juga makin mengkontrol keuangannya. "Tapi menurut saya pengunjung mall akan terus meningkat, pembelinya makin banyak," tutur Yongki.

Seperti diketahui, pertumbuhan pembangunan mal di Jakarta semakin pesat, pada tahun 2012 akan dibangun 6 Mall tersebar di wilayah Jakarta. Tiga diantaranya berukuran sangat besar.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(rrd/gah)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%