AS ragukan komitmen damai Suriah
Militer Suriah dilaporkan masih memborbardir kantong pemberontak di sejumlah kota.
Gedung Putih menyatakan tidak ada tanda dari Suriah untuk mematuhi rencana internasional guna menghentikan kekerasan.
Di bawah kesepakatan damai yang diatur PBB, pasukan Suriah semestinya menarik diri dari sejumlah kota Selasa (10/04), tetapi AS menyebut situasinya justru memburuk.
Senin kemarin terbukti menjadi salah satu hari berdarah sejak aksi demo berlangsung, dengan laporan dari pegiat HAM yang menyebut 100 orang tewas dalam serangan awal pekan ini.
Kekerasan dilaporkan juga menyebar ke sejumlah perbatasan Suriah dengan Turki dan Lebanon.
Turki menyampaikan protes yang keras dengan memanggil pulang misi diplomasinya ke Ankara setelah dua insiden di perbatasan bersama yang menyebabkan dua orang tewas dan melukai banyak orang, termasuk warga Turki.
Di tempat terpisah seorang juru kamera Lebanon juga tewas ditembak di perbatasan utara Libanon dengan Suriah.
Serangkaian kekerasan ini pecah di malam tenggat waktu bagi pasukan pemerintah untuk menarik diri dari sejumlah kota di Suriah sebagaimana yang diusulkan utusan PBB dan Liga Arab Kofi Annan.
"Kami dengan jelas melihat tidak ada tanda dari rejim Assad mematuhi komitmen, yang tentu saja sangat disayangkan, kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney.
AS juga mengungkapkan kemarahannya atas kekerasan di sepanjang perbatasan Suriah dengan Turki.
"Kami bersama pemerintah Turki meminta rejim Suriah untuk segera melakukan gencatan senjata, kata Victoria Nuland, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS.
"Kekerasan bukannya mereda, tetapi justru memburuk dalam beberapa hari terakhir, tambahnya.
Kunjungan Annan
Sekjen PBB Ban Ki-Moon juga mendesak Suriah untuk menghentikan kekerasan terhadap sipil.Sebelumnya Damaskus sempat menyepakati rencana gencatan senjata yang diajukan Kofi Annan, tapi kemudian mereka meminta jaminan tertulis dari pemberontak untuk mengakhiri serangan dan pemerintah asing untuk tidak mendanai para pemberontak.
Dalam pernyataan tersebut Suriah mengatakan tidak menginginkan pemberontak memanfaatkan penarikan pasukan pemerintah dengan menata dan mempersenjatai kembali.
Tentara Pembebasan Suriah menolak permintaan jaminan tersebut meski mengaku mendukung upaya gencatan senjata usulan PBB-Liga Arab.
Dewan Keamanan PBB dilaporkan tengah menunggu sebuah surat dari Kofi Annan terkait implementasi pemerintah Suriah - atau tidak - atas penarikan militer sesuai tenggat waktu 10 April.
Annan akan berkunjung ke pusat penampungan pengungsi Suriah di perbatasan Turki saat menuju ke Iran, tempat dimana dia diperkirakan akan berupaya meyakinkan Iran untuk membujuk pemerintah Suriah menghentikan pertumpahan darah.
Cina juga mendesak kedua belah pihak dalam konflik di Suriah untuk menghormati kesepakatan damai. Sementara itu wartawan BBC di Rusia melaporkan, sekutu utama Suriah ini akan memainkan peran penting. Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem dilaporkan tengah berada di Moskow guna membicarakan masalah ini.
PBB mengatakan lebih dari 9.000 orang tewas dalam aksi demo menentang pemerintahan Assad yang dimulai lebih dari setahun lalu.
Pemerintah Suriah menyebut aksi demo yang berujung pada kekerasan ini didukung oleh geng bersenjata dan teroris.
(bbc/bbc)
-
Minggu, 19/05/2013 13:27 WIB
500 Benda Seni Dicuri Tak Ketahuan Rimbanya Pasca Sang Kolektor Mangkat
-
Minggu, 19/05/2013 13:24 WIB
Ayah Wamenlu Suriah Diculik
-
Minggu, 19/05/2013 10:37 WIB
Politisi perempuan pakistan ditembak
-
Sabtu, 18/05/2013 23:06 WIB
Perempuan Saudi taklukkan puncak Everest
-
Sabtu, 18/05/2013 18:04 WIB
Taiwan tarik penyelidik dari Filipina
-
Minggu, 19/05/2013 15:38 WIB
Sefti: Yang Rp 10 Juta Saja Hubungan Intim, Apalagi yang Ratusan Juta
-
Minggu, 19/05/2013 11:05 WIB
Ketika Ketua Komnas HAM Ditanya Andai Jadi Jokowi Soal Waduk Pluit
-
Minggu, 19/05/2013 18:15 WIB
Ahok: Di Jakarta Ini Susah, Kami Sedikit Keras Aja Dianggap Langgar HAM
-
Minggu, 19/05/2013 06:27 WIB
Rekening Gendut Aiptu LS, Berapa Gaji Normal Polisi Berpangkat Aiptu?
-
Minggu, 19/05/2013 14:38 WIB
Ditanya Arti Pustun Fathanah, Sefti Pusing Sendiri
-
Minggu, 19/05/2013 12:24 WIB
Korban Diperkosa Geng Motor Klewang Karena Tak Bayar 'Pajak Preman'
-
Minggu, 19/05/2013 02:07 WIB
Cerita Masa Lalu, Ahok: Saya Masuk Politik Didukung Ustad
-
Minggu, 19/05/2013 04:19 WIB
Ini Instruksi SBY Terkait Masalah Gunung Padang dan Lumpur Lapindo
-
333 Komentar
-
231 Komentar
-
228 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
- Rp 2,833.000
- Rp .000
-
Minggu, 19/05/2013 17:26 WIB
Kala Aktivis Ikut Berebut Kursi Menuju Parlemen
-
Minggu, 19/05/2013 15:01 WIB
Dua Orang Terluka Akibat Ledakan Gas di Sebuah Laundry di Taman Galaxy
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks

.gif)
Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

