detikcom
Senin, 09/04/2012 12:44 WIB

Wah! Kemenag Inginkan Ongkos Haji Naik Signifikan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Perdebatan soal ongkos naik haji antara DPR dengan pemerintah berjalan alot. Kemenag menginginkan kenaikan ongkos naik haji signifikan.

"Kementerian Agama kan mintanya naiknya tinggi kaitan penerbangan sama pemondokan. Kita masih mencari penghematan, cuma belum ada titik temu. Memang cukup alot," kata anggota Panja Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Komisi VIII DPR, Muhammad Baghowi, kepada detikcom, Senin (9/4/2012).

Kemenag minta ongkos naik haji tahun ini naik lebih dari 25 persen. Tentu jumlahnya cukup memberatkan jamaah tanah air.

"Yang diminta Kemenag kita sebut cukup tinggi. Asumsi kita dari 3.850 dollar maksimal itu naik 100 dollar dibandingkan tahun lalu . Mereka minta jadi 4500 dollar, terlalu tinggi itu akan menguras dana optimalisasi haji," terangnya.

Namun rapat di Wisma DPR terus berlangsung. Diharapkan ongkos naik haji masih bisa ditekan.

"Bisa berkurang, tahun lalu bisa 3200 USD kita harap bisa turun sejuta rupiah," tandasnya.


(van/gun)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close