Jumat, 06/04/2012 15:10 WIB

1 Korban Tewas Truk Maut Dibawa Keluarga ke Indramayu

Dhurandhara HKP - detikNews
Jakarta - Satu dari lima korban kecelakaan truk yang diotopsi di RS Polri, Kramat Jati, telah dibawa pulang oleh sanak keluarganya. Jenazah yang dibawa pulang diketahui bernama Buyung Rustono (35).

Pandangan detikcom, Jumat (6/4/2012) jenazah diambil pihak keluarga pukul 14.45 WIB. Keluarga tampak bersedih ketika mengangkut jenazah ke dalam mobil ambulans. Ada tujuh keluarga yang menjemput ke RS Polri, Kramat Jati. Jenazah Buyung rencananya dibawa ke kampung halamannya dan akan dimakamkan di Desa Leuwi Gede, RT 09 RW 05, Indramayu, Jawa Barat.

Kecelakaan maut ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB dini hari tadi. Tiga truk yang terlibat kecelakaan ini, yakni sebuah truk tronton bernopol B 9298 JK dan B 9007 VW, satu truk lainnya belum diketahui nopolnya.

Akibat kecelakaan itu, lima meninggal dan empat lainnya luka-luka. Korban meninggal saat ini berada di RS Polri Kramat Jati. Sedangkan yang luka-luka dirawat di RS UKI.

Korban yang meninggal adalah :

1. Muhammad Ekhsan (45) asal dari Boyolali, Jawa tengah
2. Dwi Margono (17), asal dari Indramayu.
3. Buyung Rustono (35), dari Indramayu
4. Ahmad Jemu
5. Yudi dari Indramayu.

(rmd/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel