Jumat, 06/04/2012 04:31 WIB
PKS Tak di Koalisi, SBY Harus Tegaskan dengan Reshuffle Kabinet
"Sebab keputusannya (mundurnya PKS dari Setgab Koalisi -red) secara de facto adalah pemberhentian menteri," kata Yunarto Wijaya, pengamat politik dari Charta Politica, Kamis (5/4/2012).
Di bagian akhir butir ke-5 jelas disebutkan bahwa tidak berlanjutnya kebersamaan parpol mitra koalisi diputuskan oleh Presiden SBY selaku Ketua Setgab. Bahwa harus ada tindakan dari presiden menyangkut keberadaan parpol dalam koalisi dan perwakilan partai yang berada dalam kabinet.
Butir ke-6 tata etika memaparkan rambu-rambu bagi presiden melakukan reshuffle kabinet sesuai urgensi dan prerogatifnya. Bila kelak presiden mengambil keputusan mencopot tiga kader PKS dari KIB II, maka selain faktor evaluasi kinerja dan capaian menteri bersangkutan didasarkan pada kontrak kinerja dan pakta integritas harus juga mempertimbangkan efektifitas dan solidaritas koalisi.
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, yang dihubungi secara terpisah mengatakan bahwa dalam rapat dua malam lalu para pimpinan Setgab Koalisi menginginkan evaluasi dan koreksi. Sehingga lebih jelas mana yang mitra koalisi dan yang oposisi.
"Ibaratnya tidak ada yang ingin ada orang asing tidur di bawah selimut yang sama dengan mereka," imbuhnya.
Kapan dampak 'perceraian' dengan PKS di parlemen dapat dilihat ujudnya di lingkup kabinet?
"Saya tidak punya informasi tentang formula akhir koalisi dan bagaimana implikasinya terhadap susunan kabinet," kata guru besar ilmu politik Universitas Airlangga ini.
Berikut ini isi lengkap dari butir ke-6 tersebut:
Dalam hal Presiden melakukan Reshuffle Kabinet, sesuai dengan urgensi dan prerogatifnya, Presiden dapat melakukan pergantian personil, perubahan portofolio, dan bahkan apabila sangat diperlukan melakukan pengurangan/penambahan jumlah Menteri Partai Politik dalam kabinet. Apabila Presiden mengambil keputusan demikian, di samping merupakan hak prerogatifnya, juga berdasarkan pertimbangan :
a. Evaluasi Kinerja Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, yang didasarkan pada kontrak kinerja dan pakta integritas.
b. Efektifitas dan solidaritas koalisi KIB II.
c. Masukan parpol koalisi atas permintaan Presiden sebelum keputusan Presiden diambil.
d. Dokumen-dokumen kesepakatan sebelumnya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(lh/mad)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
582 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
565 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
530 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
493 share this. -
WNI di Eropa Juga Keluhkan Keamanan Bagasi di Bandara Soetta
313 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 14:17 WIB
Banyak Dihujat di Twitter, Fahri Hamzah Anggap Sebagai Latihan
-
Rabu, 19/06/2013 14:15 WIB
Hari ke-248 Jokowi
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 14:12 WIB
Hari ke-248 Jokowi
Didesak Cepat Hilangkan Banjir dan Macet, Jokowi: Apa Saya Tukang Sulap?
-
Rabu, 19/06/2013 14:11 WIB
4 Siswa MTs Tewas Terseret Ombak Pantai Jodoh Batang
-
Rabu, 19/06/2013 14:11 WIB
Peremajaan Bajaj Tua, Pemprov DKI Sediakan Program Kredit Ringan
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 13:16 WIB
Rumor 'Soekarno Kecil' Disiapkan Jadi Penerus Tahta Mega
-
Rabu, 19/06/2013 13:01 WIB
Lion Air Prihatin dan Kecewa terhadap Kasus 'Tikus Bagasi' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 13:47 WIB
Lion Air akan Perbaiki Koper yang Rusak akibat Dibobol Maling
-
Rabu, 19/06/2013 11:27 WIB
Astaga! Ibu Hamil di Lembata Dimakan Buaya
-
Rabu, 19/06/2013 13:50 WIB
Fahri Harap SBY Gentle Copot Tifatul Cs
-
Rabu, 19/06/2013 12:03 WIB
Rumor Seputar Alasan Prananda 'Soekarno Kecil' Tak Nyaleg
-
428 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
229 Komentar
-
209 Komentar
-
201 Komentar
-
198 Komentar
-
Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 10:33 WIB
Prananda Si 'Soekarno Kecil' Memilih Tak Nyaleg
-
Rabu, 19/06/2013 10:23 WIB
Penuhi Panggilan KPK, Mentan: Saya Baru Pertama Kali Bertemu Maria di Medan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

