detikcom
Jumat, 06/04/2012 03:20 WIB

Koalisi Berakhir, Tifatul Curhat Soal Kondisi Kementerian ke Elit PKS

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Tifatul Sembiring (dok.detikcom)
Jakarta, - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring ikut hadir dalam rapat elit Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga membahas soal Setgab Koalisi. Usai rapat, Tifatul menegaskan dirinya masih bertugas seperti biasa tanpa terganggu oleh isu-isu pengeluaran PKS dari koalisi.

"Saya ditanyakan tadi, bagaimana kondisi di Kementerian, karena sejak beberapa hari yang lalu itu sebagaimana kita ketahui, kita diinstruksikan untuk tetap bekerja. Kita tetap bekerja seperti biasa," ujar Tifatul Sembiring, kepada wartawan di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Kamis (5/4/2012) malam.

Menurut Tifatul, dua menteri dari PKS lainnya, yakni Menteri Sosial Salim Segaf Al-Juffri dan Menteri Pertanian Suswono, juga tetap bekerja seperti biasa. "(Dua menteri PKS lainnya) Sama saja, sama. Kita tetap di kantor. Saya tadi masih ngantor, sore jam 5 baru saya ke sini," terangnya.

Dijelaskan Tifatul, kinerja menteri-menteri dari PKS di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II tidak terpengaruh oleh isu-isu yang berkembang di lapangan. Menurutnya, seorang menteri haruslah selalu sepaham dengan presidennya dan hal itulah yang akan dilakukan oleh menteri-menteri dari PKS dalam kabinet.

"Kita di kabinet tidak ada masalah," tegasnya.

"Kita di eksekutif, semua menteri di seluruh dunia, menteri selalu bersamaan dengan presiden. Pendapat kita di kabinet tidak ada yang berseberangan dengan presiden," imbuh Tifatul.

Sedangkan mengenai isu reshuffle yang berhembus, Tifatul menanggapinya santai. "Ya, kalau itu kan kebijakannya atau hak prerogatifnya ada pada Presiden (SBY). Silakan," ucapnya singkat.


Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(nvc/mad)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 20/06/2013 17:40 WIB
    Mensos Salim Segaf: Saya Siap Dicopot
    Gb PKS menunggu surat 'cerai' dari Presiden SBY. Menteri Sosial Salim Segaf Aljufri menghormati apapun keputusan Presiden SBY.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%