detikcom
Kamis, 05/04/2012 17:37 WIB

Alfamart Jatiasih Dirampok Seorang Wanita & 3 Rekannya, Rp 26 Juta Raib

Chazizah Gusnita - detikNews
Jakarta - Lagi-lagi perampokan minimarket 24 jam. Kali ini menimpa Alfamart di Jatiasih. Kawanan perampok yang diduga melibatkan seorang wanita ini menggondol Rp 26 juta lebih.

"Diperkirakan pelaku ada 4 orang," kata Kapolsek Jatiasih Kompol Dermawan Karo Sekali saat dihubungi detikcom, Kamis (5/4/2012).

Dermawan sebelumnya telah mengeluarkan imbauan agar minimarket 24 jam di wilayah kerjanya mengunci pintu ketika menjelang tengah malam demi keamanan. Calon pembeli harus mengetuk pintu toko bila hendak berbelanja.

Dermawan menceritakan peristiwa ini terjadi pada pukul 04.30 WIB. Minimarket yang saat itu dikunci, tiba-tiba didatangi seorang perempuan. Perempuan tersebut mengaku hendak membeli susu.

"Perempuan itu ngetok pintu. Katanya mau beli susu, makanya dibukakan karyawan," ujarnya.

Tak lama setelah perempuan itu masuk, tiba-tiba 3 orang dengan penutup wajah masuk. Ketiganya lantas mengancam dua karyawan dengan celurit. Dua karyawan tersebut diminta menunjukkan brankas.

"Saat itu nggak kelihatan lagi perempuan itu ke mana. Makanya perempuan itu itu juga dalam penyelidikan. Tapi setelah kejadian, dia juga sudah nggak ada," ungkapnya.

Kawanan perampok ini menggasak uang Rp 26 juta dan beberapa selop rokok serta kosmetik. Mereka lalu mengikat tangan dan kaki dua karyawan dengan tali sepatu dan melakban mulut korban.

"Mereka kabur dengan naik mobil Avanza hitam," jelasnya.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(gus/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%