Rabu, 04/04/2012 20:18 WIB

Banjir di Jakarta Barat, 1.980 Warga Mengungsi

Ray Jordan - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Sejumlah kawasan di DKI Jakarta terendam air. Banjir paling parah di kawasan Jakarta Barat, sebanyak 1.980 warga mengungsi ke tempat yang aman.

"Berdasarkan data terkini dari Crisis Center Provinsi DKI Jakarta, hingga Rabu (4/4) pukul 16.00 WIB sejumlah daerah di Jakarta masih tergenang. Untuk wilayah Jakarta Barat, total pengungsi sebanyak 1.980 orang,"kata Humas Pemprov DKI Jakarta, Cucu Ahmad Kurnia, dalam siaran pers, Rabu (4/4/2012).

Para pengungsi saat ini ditempatkan di pengungsian yang terlindung. Tentu dengan makanan dan fasilitas kesehatan yang cukup.

"Untuk pengungsi di kawasan Cengkareng Barat sebanyak 500 pengungsi dengan lokasi di SDN 16 Pagi, Duri Kosambi sebanyak 510 pengungsi dengan pos pengungsian di Baitul Khoir dan Masjid Al Makmur. Kelurahan Rawa Buaya sebanyak 700 pengungsi dengan lokasi pengungsian di Sentra Primer, Ruko, dan Mushola Hodayatul Salani. Kemudian di Kelurahan Cengkareng Timur sebanyak 145 pengungsi dengan pos pengungsian di Masjid Al Falah dan Masjid Al Mu’min, Tegal Alur sebanyak 125 pengungsi dengan pos pengungsi di Pasar Binaan RW 03," paparnya.

Menurut Cucu, Pemprov DKI terus memperbaiki makanisme penanggulangan banjir. Diharapkan ke depan DKI Jakarta dapat bebas dari banjir sepenuhnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(van/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%