Rabu, 04/04/2012 09:30 WIB

Kasus Pengadaan Wisma Atlet, KPK Kembali Periksa Alex Noerdin

Fajar Pratama - detikNews
Jhoni Hutapea/detikcom
Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin. Pria yang mencalonkan diri sebagai cagub dari Partai Golkar ini diperiksa terkait penyelidikan dalam pengadaan pembangunan wisma atlet.

Alex datang bersama seorang asistennya sekitar pukul 08.50 WIB. Dia tak berkomentar mengenai pemeriksaanya hari ini.

Pihak KPK membenarkan, Alex hari ini diperiksa untuk penyelidikan pembangunan wisma atlet. "Dia dimintai keterangan untuk itu," ujar Kabag Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha kepada detikcom, Rabu (4/4/2012).

KPK memang tengah intensif dalam penyelidikan kasus ini agar dapat segera dinaikkan ke level penyidikan. Kemarin, KPK memeriksa mantan direktur marketing PT DGI El Idris.

Terkait pokok perkara yang sama, KPK sebelumnya juga telah memeriksa Alex Noerdin. Ketika diperiksa pada awal Maret silam, Alex ditanyai soal dugaan fee 2,5 persen yang dialokasikan untuknya dari PT Duta Graha Indah.

"Iya, itu pasti ditanyakan," tutur Alex ketika ditanya apakah soal fee 2,5 persen ditanyakan oleh penyelidik. Hal itu disampaikannya usai menjalani pemeriksan di kantor KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Alex mengatakan, dirinya menjawab bahwa dia tidak pernah menerima uang. Dia bahkan mengaku lega bisa memberikan klarifikasi kepada pihak KPK. "Tidak ada itu. Saya merasa lega bisa mendapatkan untuk mengklarifikasi," ujar Alex.

Berdasar informasi yang dihimpun, Alex diduga berperan terutama dalam pembuatan desain wisma atlet yang terletak di Jakabaring Palembang ini.

(fjp/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    67%
    Kontra
    33%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel