Selasa, 03/04/2012 15:12 WIB

12 Orang Terluka Akibat Insiden Kopaja Ugal-ugalan di Buncit

Rachmadin Ismail - detikNews
Macet akibat insiden Kopaja/Rachmadin-detikcom
Jakarta - Kecelakaan dua Kopaja P20 yang ugal-ugalan di Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, menyebabkan 12 orang terluka. Kopaja menabrak pohon dan tiang listrik.

"Jumlah korban ada 12 orang. 10 Orang sudah diketahui identitasnya, 2 lagi masih diidentifikasi," kata Humas Polsek Pancoran Aiptu Bambang saat ditemui detikcom di lokasi, Jl Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Selasa (3/4/2012).

Berikut 10 data korban luka yang telah diketahui namanya:

1. Agung Nugroho, sopir Kopaja P 20 dengan nomor polisi B 7109 DA. Agung mengalami luka bocor di kepalanya
2. Khoirunnisa, pelajar dan penumpang. Ada yang melihat Khoirunnisa sempat muntah darah
3. Diana Sari, penumpang, luka ringan
4. Jamilah, penumpang
5. Fitri Rohayati, penumpang
6. Efen Permana, penumpang
7. Nanik, penumpang
8. H Amin, penumpang
9. Neneng, penumpang
10. Bajril, pemotor yang ditabrak dan terseret masuk ke kolong.

Menurut Bambang, Agung merupakan sopir tembak Kopaja rute Senen-Lebakbulus tersebut.


(gus/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel