detikcom
Selasa, 03/04/2012 15:11 WIB

Anggota KPU Baru Ditantang Bereskan Sisa Tugas Anggota Lama

Prins David Saut - detikNews
Dok. lingkarmadani
Jakarta - Tujuh anggota KPU terpilih ditantang membereskan sisa-sisa tugas anggota KPU
periode lama. Daftar pemilih, surat palsu dan IT KPU merupakan beberapa masalah yang tidak kunjung diselesaikan oleh anggota KPU lama.

"Tantangan utama KPU adalah menyelesaikan berbagai persoalan yakni sisa dari KPU lama. Misalnya daftar pemilih dan surat palsu yang berhubungan dengan anggota KPU yang berkenaan dengan jual beli suara serta persoalan IT KPU yang sampai sekarang tidak selesai," ujar Ray Rangkuti, Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia.

Ray mengatakan itu dalam diskusi tentang Pilkada di kedai kopi Bhinneka, di Jl
Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/4/2012).

Menurut Ray, KPU juga harus segeran menyiapkan pelaksanaan pemilu karena verifikasi parpol lama yang pernah ikut pemilu juga belum usai. Padahal berdasarkan UU, persiapan pemilu dilakukan 2,5 tahun sebelum hari pelaksanaan. Sanksi pelaksanaan pemilu juga tidak pernah ditangani optimal sehingga terjadi berulang-ulang.

Ray juga menyebut tantangan internal yakni ketua KPU memperbaiki hubungan KPU dengan sekretariat KPU, membuat regulasi internal yang membuat KPU lebih
transparan dan penggunaaan anggaran negara yang transparan dan hemat.

Sedangkan tantangan eksternal yakni intervensi parpol, intervensi caleg,
mendorong partisipasi masyarakat untuk menekan angka golput, menjalin hubungan KPU dengan negara lain dan menjaga godaan rayuan pihak lain yang menggunakan kewibawaan KPU untuk melaksanakan program atau proyek.

Ray menambahkan, anggota KPU terpilih menimbulkan cacat politik karena tidak
menyertakan 30 persen anggota wanita.

Komisi II DPR telah memilih 7 anggota KPU terpilih pada 22 Maret lalu. Ketujuh anggota KPU itu yakni Sigit Pamungkas, Ida Budhiati, Arief Budiman, Husni Kamil Manik, Hadar Nafis Gumay, Ferry Kurnia Rizkyansyah, dan Juri Ardiantoro.


Anak seorang pembantu raih nilai UN tertinggi se-Jawa Timur. Saksikan kisahnya di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(nik/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000