Selasa, 03/04/2012 15:10 WIB

Denny Enggan Jelaskan Pemukulan yang Dilakukan Anggota Rombongannya

Fajar Pratama - detikNews
Jakarta - Meski membantah melakukan pemukulan, Wamenkum HAM Denny Indrayana mengakui adanya insiden pemukulan yang dilakukan petugas dari rombongannya kepada petugas Lapas Pekanbaru. Namun Denny menolak menjelaskan lebih rinci mengenai insiden itu.

"Memang benar ada petugas yang memukul, tapi saya justru menahan. Pak jangan seperti ini. Tapi tidak ada pemukulan oleh saya," ujar Denny dalam konferensi pers kepada wartawan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Selasa (3/4/2012).

Dalam konferensi pers yang tanpa memberi ruang untuk sesi tanya jawab itu, Denny memaparkan bantahannya bahwa dia tidak pernah memukul atau menampar petugas lapas. Ketika wartawan mencoba menanyakan mengenai detil insiden pemukulan itu, Denny tak menggubris dan langsung naik ke ruangannya di lantai tujuh.

"Sudah ya, saya harus memimpin rapat," ucap Denny singkat.

Bahkan juga tak ada jawaban terlontar dari mulut Denny ketika diikuti wartawan sampai mulut lift. "Sudah ya," ujarnya.

Rincian mengenai insiden pemukulan itu tentu penting mengingat dalam tim yang dipimpin Denny terdiri dari dua pihak: petugas Kemenkum HAM dan petugas dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Siapa petugas dalam rombongan Denny yang melakukan pemukulan itu pun masih misterius.

(fjr/gun)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel