Senin, 02/04/2012 18:41 WIB
Duh! Pembacaan Tuntutan Nazaruddin Terus Diinterupsi
Entah sudah berapa kali jaksa terpaksa menghentikan pembacaan surat tuntutannya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (2/4/2012).
Di awal persidangan, kuasa hukum Nazaruddin, Rufinus Hutauruk, menyela pembacaan tuntutan jaksa. Rufinus meminta supaya permintaan Nazaruddin yang ingin agar tuduhan suap Rp 4,6 miliar itu bisa dijelaskan oleh jaksa.
Rufinus tidak masalah jika surat tuntutan setebal 1.124 halaman itu tidak dibacakan seluruhnya. Namun dengan catatan, Rufinus meminta supaya dalam analisa yuridisnya bisa terungkap asal-usul Rp 4,6 miliar.
"Penuntut umum belum selesai membacakan, jangan dipotong," hardik ketua majelis, Dharmawati Ningsih.
"Jadi kalau misalnya tidak ada, terus bagaimana?" tanya Rufinus.
"Silakan dituangkan di dalam pledoi," jawab Dharmawati.
Interupsi selanjutnya kali ini dilakukan langsung oleh Nazaruddin. Interupsi Nazaruddin dilakukan saat jaksa membacakan proses serah terima cek suap dari PT DGI ke Grup Permai, perusahaan milik Nazaruddin. Total ada lima cek senilai Rp 4,6 miliar yang diserahkan melalui anak buah Nazar, Yulianis dan Oktarina Furi.
Cek itu setelah dicairkan lalu dimasukkan ke dalam brankas Grup Permai. Jaksa meyakini uang itu dalam penguasaan Nazaruddin dan istrinya, Neneng Sri Wahyuni.
Nah, saat jaksa asyik membacakan kronologi penyerahan uang, mantan bendahara umum Partai Demokrat itu tiba-tiba memotong.
"Maaf yang Mulia, jaksa katanya ada percakapan telepon," kata Nazar
Interupsi ini pung langsung disemprot Dharmawati. "Terdakwa! Biarkan jaksa menyelesaikan dulu tuntutannya. Lanjutkan," kata Dharnawati sambil mengetok palu.
Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(mok/rmd)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Gantikan Bajaj Butut, Pemprov DKI Siapkan Bajaj Listrik Swedia
296 share this. -
PNS di Ciamis Diciduk Polisi Saat Hisap Ganja
258 share this. -
Kabut Asap Bawa Berkah Bagi Sopir Taksi Singapura
216 share this. -
Enggan Naikkan Tarif Pasca BBM Naik, Pengusaha Angkot Minta Subsidi
205 share this. -
Pintu Masuk Imigran Gelap Ada di Sepanjang Garis Pantai Indonesia
161 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 20/06/2013 09:25 WIB
Hari ke-249 Jokowi
Hore! Ahok Resmikan Rusunawa Daan Mogot
-
Kamis, 20/06/2013 09:21 WIB
Bandara Pekanbaru Diselimuti Asap Pekat, 2 Pesawat Tunda Keberangkatan
-
Kamis, 20/06/2013 09:20 WIB
Kabut Asap Pekat Kepung Pekanbaru, PNS Tetap Senam Pagi
-
Kamis, 20/06/2013 09:20 WIB
JK Batal Penuhi Harapan Antasari Untuk Bersaksi di MK
-
Kamis, 20/06/2013 09:15 WIB
Hari ke-249 Jokowi
Jokowi Ajak Anak Buahnya Nyekar ke TMP Kalibata
-
Kamis, 20/06/2013 08:27 WIB
Langkah Jokowi Batasi Jam Kelab Malam Diapresiasi KPAI
-
Kamis, 20/06/2013 08:18 WIB
Singapura Pakai Satelit, Cari Perusahaan yang Sebabkan Kebakaran Lahan
-
Kamis, 20/06/2013 09:03 WIB
12 Prajurit Kopassus Berbaret Merah Tiba Dilmil Yogya
-
Kamis, 20/06/2013 07:33 WIB
Tahun Depan PRJ Lebih Baik Diadakan di 5 Kota Madya DKI Jakarta
-
Kamis, 20/06/2013 09:10 WIB
Eks Kabin Hendropriyono Hadir di Sidang Cebongan
-
Kamis, 20/06/2013 08:56 WIB
Ratusan Personel Polisi dan TNI Siaga di Sidang Cebongan
-
Kamis, 20/06/2013 08:08 WIB
Pemakai Diampuni Karena Ungkap Mafia Narkoba, MA Akui Putusannya Bijaksana
-
Kamis, 20/06/2013 08:47 WIB
Kabut Asap, Bandara di Pekanbaru Alihkan Pendaratan 2 Maskapai ke Medan
-
428 Komentar
-
356 Komentar
-
223 Komentar
-
201 Komentar
-
195 Komentar
-
193 Komentar
-
183 Komentar
-
178 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 06:12 WIB
Singapura 'Dikepung' Asap dari Indonesia, Menhut: Kita Terus Berusaha!
-
Kamis, 20/06/2013 05:23 WIB
PNS di Ciamis Diciduk Polisi Saat Isap Ganja
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



_10.gif)










_3.gif)

Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

