detikcom
Minggu, 01/04/2012 16:03 WIB

Banyak Investasi Tanah, Ahok Klaim Hartanya Kurang dari Rp 20 M

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Cawagub Basuki Cahya Purnama atau Ahok menyebutkan hartanya miliknya di bawah Rp 20 miliar. Hartanya itu berasal dari warisan milik orangtuanya.

Ahok menyebutkan dirinya telah melaporkan harta kekayaan miliknya tersebut saat mendaftar sebagai pasangan Cagub Jokowi.

"Ini di bawah Rp 20 miliar. Kapan terakhir? Waktu pendaftaran kemarin," ujar di rumah tim sukses Jokowi-Ahok, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (1/4/2012).

Pada kesempatan itu, Ahok mengatakan nilai hartanya naik sekitar Rp 4 miliar hingga Rp 6 miliar.

"Karena harga tanah dulu naik. Saya suka lebih tanah banyak," terangnya.

Pada masa pencalonannya, Ahok akan membuka rekening di beberapa bank swasta untuk dapat membantu pendanaan kampanyenya.

"Soal menang adalah urusan kedua. Tapi soal ide kreatif. Untuk merubah kota dibutuhkan kerjasama semua pihak," kata Ahok.


Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fiq/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close