detikcom
Sabtu, 31/03/2012 14:51 WIB

Rentetan Ledakan Bom Tewaskan 7 Orang di Thailand

Rita Uli Hutapea - detikNews
Ilustrasi
Bangkok, - Serangan-serangan bom terjadi di Thailand selatan. Sebanyak 7 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam tiga serangan bom di wilayah yang dilanda konflik berkepanjangan itu.

Rentetan ledakan bom tersebut mengguncang pusat kota Yala pada Sabtu siang waktu setempat. Masing-masing bom meledak hanya dengan selisih waktu beberapa menit saja.

"Tujuh orang dipastikan tewas, lebih dari 70 orang lainnya terluka dalam ledakan-ledakan bom Yala," kata juru bicara militer wilayah Thailand selatan, Kolonel Pramote Promin kepada kantor berita AFP, Sabtu (31/3/2012).

"Ada tiga bom yang meledak, bom pertama merupakan bom mobil dan bom kedua serta ketiga disembunyikan di motor-motor," jelas kolonel tersebut.

Dikatakan Pramote, serangan bom lainnya juga terjadi di distrik Mae Lan, Provinsi Pattani. Namun belum diperoleh keterangan mengenai ada tidaknya korban.

Dalam kejadian ini, beberapa toko yang terletak di dekat lokasi ledakan terbakar. Selain itu banyak mobil dan motor yang rusak akibat ledakan kuat ini.

"Bom-bom meledak dengan selisih sekitar 10 menit," tutur seorang polisi di Yala. Dikatakannya, lebih dari 50 orang telah dilarikan ke rumah sakit.

Wilayah Thailand selatan telah dilanda aksi pemberontakan sejak tahun 2004 silam. Ribuan orang telah tewas selama konflik tersebut. Nyaris tiap hari terjadi serangan bom ataupun penembakan di wilayah yang berdekatan dengan perbatasan Malaysia tersebut. Masyarakat di wilayah tersebut telah sejak lama mengeluhkan diskriminasi otoritas Thailand terhadap warga muslim Melayu yang mendominasi wilayah tersebut.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", pukul 16.30 WIB, hanya di Trans TV.

(ita/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000