detikcom
Jumat, 30/03/2012 16:12 WIB

Bantah Tergelincir di Pekanbaru, Batavia Air: Ada Masalah Technical di Sayap

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Jakarta - Pihak maskapai membantah pesawat Batavia Air tergelincir di Bandara Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru. Pesawat masih berada di landasan. Hasil analisa sementara, pesawat mengalami masalah technical di sayap.

"Jadi tidak tergelincir. Roda pesawat masih 15 meter dari ujung landasan," kata Manager Humas Batavia Air, Elly Simanjuntak, kepada detikcom, Jumat (30/3/2012).

Elly menambahkan 163 penumpang selamat dan sudah dievakuasi.

Mengenai penyebab, Elly menyatakan, pesawat mengalami masalah technical di sayap. "Ada masalah technical di sayap. Baru itu info yang masuk," ungkapnya menutup telepon.

Informasi berbeda disampaikan seorang penumpang, Tatang. Tatang mengatakan, saat pesawat terguncang, pilot menginformasikan pesawat bermasalah dengan roda. "Katanya, rem bermasalah," katanya saat ditemui detikcom sebelum meninggalkan bandara.

Tatang menyesalkan lambatnya penanganan di bandara. Menurut dia, 5 menit setelah pesawat nyaris tergelincir di ujung landasan, ambulans, mobil pemadam, dan bantuan baru datang.

"Padahal kami di dalam panik," katanya.

Informasi yang dihimpun detikcom, pesawat bermasalah sekitar pukul 14.45 WIB, Jumat (30/3/2012). Posisinya melintang di landasanya.

Saat kejadian, cuaca cukup cerah. Kecepatan angin 10 km/jam dan kelembaban 49 persen.

(try/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel