detikcom
Jumat, 30/03/2012 10:00 WIB

Naik 30 Bus, Buruh Cikarang Bergerak ke Jakarta

Muhamad Arif - detikNews
Cikarang - Ratusan orang dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) mulai bergerak meninggalkan Cikarang menuju Gedung DPR untuk ikut berdemo menentang kenaikan harga BBM. Massa yang diperkirakan jumlahnya lebih dari 500 orang itu pergi dengan menggunakan 30 bus.

Pantauan detikcom, Jumat (30/3/2012), massa meninggalkan kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP) sekitar pukul 09.30 WIB. Mereka secara serentak masuk ke dalam bus yang sudah sejak pagi menunggu.

Sebagian besar dari massa kompak menggunakan baju FSPMI berwarna merah dan hitam. Bus-bus itu juga ditempeli dengan spanduk bertuliskan 'BBM Naik, SBY Turun'.

Tidak semua bus penuh dengan massa. Bus-bus yang digunakan pun beragam, ada yang nyaman menggunakan AC, ada juga yang non-AC.

Salah satu petugas keamanan di kawasan EJIP, Samidi, menjelaskan, tidak semua pekerja yang ada di daerah ini ikut demo ke Jakarta. Jika pun ikut, pekerja yang ada di Cikarang akan menyusul rekan-rekannya sore nanti.

"Tidak semua berdemo, hanya perwakilan saja," jelas Samidi.

Pada hari ini, dari 81 ribu demonstran yang akan menentang kenaikan Bahan Bakar Minyak, sebanyak 9.900 massa dari berbagai eleman akan menggelar aksinya di Jakarta. Konsentrasi massa dalam aksi unjuk rasa di Jakarta akan berlangsung di 3 titik, yaitu Gedung DPR/MPR, Bundaran HI, dan Istana Negara.


Empat pekerja tewas saat membersihkan bak air di Ancol. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.25 WIB, hanya di TRANS TV

(mok/ndr)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%
MustRead close