Kamis, 29/03/2012 14:30 WIB

Ralat Berita

RI Bahas Aturan Nota Protes Pelanggaran Wilayah

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Pemerintah Indonesia membahas aturan terkait nota protes. Tata cara mengirimkan nota protes itu didiskusikan sejumlah kementerian terkait di Kemenpolhukam.

"Prosedur mekanisme protes yang telah disampaikan pemerintah berdasarkan data-data yang dilaporkan dari lapangan, baik monitoring yang dilakukan secara visual dengan menggunakan pesawat maupun dengan radar," jelas Menko Polhukam Djoko Suyanto di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (29/3/2012).

Dalam kesempatan itu hadir dari Kementerian Pertahanan dan Mabes TNI. Sejauh ini, sudah ada sejumlah data-data yang dikantungi TNI terkait dugaan pelanggaran.

"Dengan data itu, kita sudah menyampaikan nota protes. Prosedur itu sudah disampaikan ke negara bersangkutan dan sudah ada interaksi," jelasnya.

Djoko menjelaskan, masing-masing tentu negara mempunyai upaya untuk melindung kedaulatan negara. " Berhak mempunyai upaya untuk melindungi kedulatan negara," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa pemerintah RI mengirim nota protes atas rencana pembangunan pangakalan AS di Pulau Cocos, Australia. Namun berita tersebut setelah dikonfirmasi tidak benar dan kami ralat.

Reportase Sore

(nwk/nrl)





Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
    Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
    Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra Index »

Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
Pro
65%
Kontra
35%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel