Kamis, 29/03/2012 12:42 WIB

Enggan Dijaga, Mahasiswa Anti Kenaikan BBM di Medan Usir Polisi

Khairul Ikhwan - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Medan - Aksi menolak rencana pemerintah menaikkan harga BBM di pertigaan Jl S. Parman dan Jl TD. Pardede, Medan, Sumatera utara (Sumut), berlangsung ricuh, Kamis (29/3/2013) siang. Kericuhan terjadi saat mahasiswa mengusir paksa tiga petugas kepolisian pergi dari lokasi aksi.

Aksi mahasiswa yang berasal dari Universitas Dharma Agung itu semula berlangsung tertib. Mahasiswa membakar ban bekas di tengah pertigaan jalan dan tidak mengizinkan pengendara melintas di lokasi aksi.

Suasana kemudian memanas saat tiga petugas kepolisian datang ke lokasi aksi. Mahasiswa keberatan mendapat pengawalan. Sambil berseru mahasiswa bukan teroris dan koruptor, puluhan mahasiswa kemudian mengusir petugas polisi.

Sempat terjadi kericuhan karena polisi bersikeras tetap berada di lokasi aksi. Kericuhan mereda setelah seorang petugas tidak berpakaian dinas, meminta polisi mundur dari lokasi aksi.

Selain membakar ban dan memblokir Jl S. Parman, mahasiswa juga menggelar aksi tidur di tengah badan jalan. Akibatnya, kendaraan tidak dapat melintas. Polisi terpaksa mengalihkan arus lalu lintas ke Jl Sudirman dan Jl Gajah Mada.

(rul/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    70%
    Kontra
    30%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel