detikcom
Kamis, 29/03/2012 07:55 WIB

Akan Dilintasi Pendemo, Pintu M1 Bandara Soekarno-Hatta Dijaga Ketat

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Pintu M1 (belakang) bandara Soekarno-Hatta dijaga ketat aparat. Hal ini dilakukan menyusul informasi bakal ada pendemo dari Tangerang yang hendak menuju Jakarta melewati jalur bandara.

"Ada semacam asosiasi yang mau demo ke Jakarta, cuman mau lewat bandara. Itu (aparat) buat antisipasi saja," kata Senior General Manager, Bandara Soekarno-Hatta, Sudaryanto, saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (29/3/2012).

Sudaryanto memastikan tidak ada penutupan jalur pintu M1. Pihaknya hanya akan menghalau pendemo agar tak masuk lewat bandara.

"Orang-orang mau ke istana. Kita imbau nggak usahlah. Tapi tidak akan sampai ditutup itu (pintu M1)," terangnya.

Sebelumnya informasi dari akun twitter resmi maskapai Garuda Indonesia bahwa hari ini ada penutupan pintu M1 untuk umum.

"Para penumpang yang menuju Bandara Soekarno Hatta diimbau untuk tidak lewat pintu belakang bandara (pintu M1) karena akan ditutup untuk umum," demikian tulis Garuda.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, petugas dari kepolisian beserta perlengkapan anti huru-hara mereka sudah disiapkan di lokasi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(mad/sdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%