detikcom
Kamis, 29/03/2012 04:37 WIB

Mabes TNI Cek Insiden Tembakan Peringatan di Makassar foto

Suci Dian Firani - detikNews
Foto: M Nur Abdurrahman/detikcom
Jakarta - Kapuspen TNI Laksamada Muda Iskandar Sitompul mengaku belum mendapatkan informasi soal anggotanya yang melepas tembakan peringatan saat berusaha mengamankan demo mahasiswa di Makassar pada Rabu (28/3). Pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Saya belum dengar tapi akan kita dalami dan kita cek karena kita tidak bisa berandai-andai" ujar Iskandar saat dihubungi detikcom, Kamis (29/3/2012).

Iskandar menjelaskan, tugas TNI adalah mengamankan objek-objek vital dari serangan pendemo. Tidak diperbolehkan TNI berhadapan langsung dengan demonstran.

"TNI (tugasnya) hanya menjaga objek vital, bukan bersinggungan dengan mahasiswa," tutur Iskandar.

Seperti diketahui, gabungan mahasiswa dari beberapa kampus yang melempari supermarket Giant, di jalan Sultan Alauddin, Makassar, Rabu (28/3). Aksi tersebut dibalas tembakan peringatan dari anggota TNI Angkatan Darat yang berjaga di sekitar pusat pertokoan tersebut.

Saat anggota TNI AD dari Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) melepaskan tembakan di udara, ratusan mahasiswa langsung berlarian. Kapolsek Rappocini AKP Ahmad Mariadi langsung mendatangi pasukan TNI agar tidak terpancing provokasi mahasiswa. Koordinator aksi mahasiswa berjibaku menenangkan massanya, untuk menghentikan lemparannya ke supermarket Giant.



rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV

(sdf/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    58%
    Kontra
    42%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000