Rabu, 28/03/2012 21:01 WIB

Diperiksa 10 Jam, Dirut PT DGI Bungkam Soal Hambalang

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Direktur Utama PT Duta Graha Indah Dudung Purwadi bungkam saat keluar dari gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan. Dudung diperiksa selama 10 jam terkait kasus proyek pembangunan sarana olahraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Dudung yang mengenakan kemeja putih hanya diam saat ditanya wartawan mengenai materi pertanyaan yang diajukan penyelidik. "Nggak-nggak," katanya sambil mengangkat tangan pertanda menolak berkomentar, Rabu (28/3/2012) malam.

Saat keluar pukul 20.26 WIB, Dudung langsung menaiki mobil Kijang Innova bernomor polisi B 1599 SOA. Selain Dudung, hari ini KPK juga memeriksa pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) bernama Luki Ambarwati. Luki lebih dulu keluar sekitar pukul 15.00 WIB tanpa memberi keterangan kepada wartawan.

Sebelumnya Juru Bicara KPK Johan Budi menegaskan komisinya terus melakukan proses pengembangan penyelidikan dari proyek senilai Rp 1,2 triliun. "Jadi kita masih secara intensif melakukan permintaan keterangan sejumlah pihak. Ini tidak hanya soal lahan tapi proyeknya juga, ini masih proses penyelidikan," terangnya.

Dalam kasus ini, KPK sudah memeriksa sejumlah saksi dari BPN, PT DGI,PT Adhi Karya, PT Wika termasuk anggota DPR dari Fraksi Demokrat Ignatius Mulyono. Saat diperiksa Selasa (27/3), Ignatius mengakui dirinya ditanyakan mengenai peran Anas Urbaningrum dalam pengurusan sertifikat lahan Hambalang.

Namun KPK hingga saat ini belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Anas, Ketum Partai Demokrat. "KPK memang berencana meminta keterangan yang bersangkutan, tapi jadwalnya saya belum tahu," pungkas Johan.

(fdn/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    73%
    Kontra
    27%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel