detikcom
Rabu, 28/03/2012 20:12 WIB

Mahasiswa Serang Kantor Polsek Rappocini Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Ratusan mahasiswa yang bergerak dari arah kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyerang kantor Polsek Rappocini, jalan Sultan Alauddin, Makassar, sekitar pukul 20.00 Wita, Rabu (28/3/2012). Mendapat serangan tiba-tiba, anggota kepolisian dibantu warga berhasil menghalau gempuran batu dari kelompok mahasiswa.

Perang batu antar-mahasiswa dan polisi ini berlangsung sekitar 20 menit di depan Mapolsek Rappocini, yang lokasinya hanya beberapa meter dari perbatasan Makassar-Gowa. Mahasiswa Unismuh berhasil dipukul mundur oleh petugas yang bersenjatakan tameng dan rotan hingga kembali ke kampusnya, yang berjarak sekitar 500 meter.

Kapolsek Ahmad Mariadi menyebutkan serangan mahasiswa hanya mengenai satu jendela kaca kantornya. Situasi saat ini berhasil dikendalikan oleh anggota-anggotanya.

Pasca penyerangan kantor Polsek Rappocini, arus lalu lintas di jalan Sultan Alauddin kembali lancar. Demikian pula di depan kampus Univ. Negeri Makassar di jalan AP Pettarani sudah dibuka oleh mahasiswa. Hanya tersisa batu-batu yang sebelumnya dikumpulkan mahasiswa UNM pada sore tadi.


Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(mna/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    59%
    Kontra
    41%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel