Rabu, 28/03/2012 16:02 WIB
Sering Ganggu Tetangga, Kakek Umur 75 Tahun Dipenjara
Derek Jones (mirror.co.uk)
Meskipun lumpuh dan sepenuhnya bergantung pada kursi rodanya yang bermesin, Derek Jones tetap saja berulah mengganggu tetangganya. Dia sering mengejar-ngejar tetangganya, Andrew Leavesley (42), dengan kursi roda mesinnya. Jones yang pensiunan ini bahkan sering memaki-maki keluarga Leavesley ketika berpapasan di luar rumah.
Istri Leavesley, Kel menuturkan, masalah ini dimulai pada tahun 2010 lalu. Saat itu, menurut Kel, suaminya meminta kepada Jones untuk bertukar lokasi parkir. Tapi Jones justru menjawab dengan kasar, "f*** off".
Setelah peristiwa itu, Jones seolah bermusuhan dengan keluarga Leavesley. Bahkan pernah suatu ketika mobil van milik keluarga Leavesley tergores dan bannya digembosi.
Tidak hanya itu, lanjut Kel, Jones juga pernah mengirim email yang isinya fitnah kepada atasan suami Kel, Andrew agar dia dipecat. "Dia benar-benar pengganggu," ucap Kel, seperti dilansir oleh The Sun, Rabu (28/3/2012).
Seorang tetangga Jones lainnya, Stuart Hardy (64), juga mengakui hal serupa. "Orang-orang jadi takut keluar rumah," tuturnya.
Merasa tindakan Jones sudah keterlaluan karena mengganggu ketenangan hidup, maka tetangga sekitarnya memasang kamera CCTV untuk menjebaknya. Langkah ini ampuh karena berhasil menangkap basah aksi Jones ketika sedang memaki-maki.
Pengadilan Distrik Loughborough, Leics pun menjatuhkan hukuman 18 minggu penjara terhadap Jones. Pengadilan menyatakan Jones bersalah telah melakukan pelecehan terhadap Andrew Leavesley. Dia juga diperintahkan oleh pengadilan untuk menjauhi keluarga Leavesley selama 2 tahun.
Ikuti topik-topik hangat hari ini di "Reportase Siang", pukul 10.30 WIB, hanya di Trans TV.
(nvc/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Tentara Inggris yang Dibunuh dengan Sadis Bernama Lee Rigby
189 share this. -
Jokowi Lantik Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Siapa Tergusur?
0 share this. -
Demi Hidup Mewah, Pegawai Bank Rela Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu
0 share this. -
Kompolnas Desak Polri Usut Apa Ada Dugaan Kelalaian di Kasus Freeport
0 share this. -
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Kamis, 23/05/2013 18:26 WIB
PM Inggris Sebut Pembunuhan Tentara Sebagai Pengkhianatan Atas Islam
-
Kamis, 23/05/2013 17:51 WIB
Pasca Pembunuhan Tentara Inggris, 2 Pria Ditahan Atas Serangan ke Masjid
-
Kamis, 23/05/2013 17:14 WIB
Warga Heran Polisi Baru Tiba 20 Menit Setelah Pembunuhan Tentara Inggris
-
Kamis, 23/05/2013 16:38 WIB
Media Inggris Soal Pembunuhan: 'Darah di Tangannya, Kebencian di Matanya'
-
Kamis, 23/05/2013 15:53 WIB
Laporan dari London
Ratusan Polisi Disebar Pasca Pembunuhan Sadis Tentara Inggris
-
Jumat, 24/05/2013 04:45 WIB
Jokowi Lantik Pejabat Eselon II DKI Jakarta, Siapa Tergusur?
-
Jumat, 24/05/2013 05:21 WIB
Kronologi Patroli Bea dan Cukai Saat Sergap Kapal Gula Ilegal
-
Jumat, 24/05/2013 03:41 WIB
Demi Hidup Mewah, Pegawai Bank Rela Alih Profesi Jadi Pengedar Sabu
-
Jumat, 24/05/2013 05:37 WIB
Ratifikasi Statuta Roma Tidak Boleh Dihentikan
-
Jumat, 24/05/2013 02:40 WIB
Napi Tato Tweety Jual Sabu: Di Penjara Tak Ada yang Gratis
-
Jumat, 24/05/2013 03:30 WIB
Minim Pendaftar Laki-laki, KPAI Perpanjang Lowongan Komisioner
-
Jumat, 24/05/2013 01:45 WIB
Bea dan Cukai: Kapal Patroli Justru Diserang KM Wahyu
-
Jumat, 24/05/2013 03:18 WIB
Kompolnas Desak Polri Usut Apa Ada Dugaan Kelalaian di Kasus Freeport
-
580 Komentar
-
363 Komentar
-
217 Komentar
-
216 Komentar
-
200 Komentar
-
145 Komentar
-
138 Komentar
-
136 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 19:41 WIB
Tidak Terima Uang, Elsya Malah Kirim Rp 2 M ke Fathanah
-
Kamis, 23/05/2013 17:46 WIB
Istri Ahmad Zaki Penuhi Panggilan KPK
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
















Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
