detikcom
Selasa, 27/03/2012 15:46 WIB

Polisi Ubek-ubek Kuburan Bangkai Anjing di Dekat Rumah Rieke

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Kuburan bangkai anjing di sebuah lahan kosong tak jauh dari rumah Rieke Diah Pitaloka dibongkar polisi. Polisi hendak mencari bukti-bukti berupa tulisan di kantong plastik tempat bangkai anjing yang sempat dilemparkan ke rumah politisi PDIP tersebut.

"Tadi pagi sekali ada petugas reserse dari Polresta Depok datang ke sini. Katanya bongkar (kuburan) bangkai anjing," kata seorang polisi yang berjaga di rumah Rieke, Aiptu Kasman, saat ditemui detikcom di rumah Rieke, Kukusan, Beji, Depok, Jawa Barat, Selasa (27/3/2012).

Menurut Kasman, 4 petugas lebih datang dengan pakaian preman. Mereka lantas membongkar kuburan bangkai anjing tersebut sekitar pukul 08.00 WIB. Mereka hendak mencari alat bukti. Kuburan itu terletak di lahan kosong yang letaknya tak jauh dari rumah Rieke.

"Katanya sih nyari alat bukti yang kurang. Plastik yang buat bungkus bangkai anjing itu lupa kebawa kemarin. Plastik itu ada tulisan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, rumah Rieke Diah Pitaloka dilempari bangkai anjing pada Minggu (25/3) pukul 20.30 WIB. Namun polisi sempat menyangkal. Menurut pihak kepolisian bangkai tersebut dilempar ke rumah tetangga Rieke. Namun Rieke menegaskan bahwa bangkai itu dilempar ke propertinya, diduga sebagai bentuk teror atas kevokalannya menolak kenaikan harga BBM.


Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(gus/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%