detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 16:52 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 27/03/2012 14:57 WIB

Demo BBM, Mahasiswa Untad Palu Bentrok dengan Polisi

Elkana Lengkong - detikNews
Palu - Unjuk rasa sekitar 1.500 mahasiswa BEM Universitas Tadulako (Untad) Palu di gedung DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (27/3/2012) siang berbuntut bentrok dengan ratusan anggota Pores Palu yang di-back up aparat Polda Sulawesi Tengah.

Bentrokan ini terjadi ketika mahasiswa hendak keluar dari gedung DPRD di Jl Sam Ratulangi, setelah puas berorasi. Saat mereka hendak berbaris kembali ke tempatnya, tiba-tiba muncul informasi ada seorang rekan mereka yang ditahan di Polda Sulawesi Tengah. Informasi yang berkembang pesat itu langsung dibantah oleh Kapolres Palu AKBP Ahmad Ramadhan. "Tidak benar info itu," tegasnya.

Berulang kali Kapolres Palu membantah informasi ada mahasiswa ditahan. Namun bantahan Kapolres Palu membuat mahasiswa merasa dibohongi, karena ternyata benar ada rekan mereka yang ditahan dan akhirnya dibebaskan.

Kemunculan rekan mahasiswa yang telah dibebaskan aparat Polda, bukan membuat mahasiswa tenang. Mereka justru bertindak anarki. Ledakan dari senjata rakitan dum-dum membuat aparat Polres Palu dan Polda Sulteng yang berjaga-jaga berhamburan memburu siapa pelakunya.

Lantas sejumlah mahasiswa pengunjuk rasa ditangkap dan digiring ke markas Polda Sulawesi Tengah. Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Sumarno menyangkal apa yang dilakukan aparat berlebihan. Dia menyebut tindakan aparat bertindak sesuai protap. Tak beberapa lama, sejumlah mahasiswa yang tadinya ditahan aparat Polres Palu dilepaskan.

Walikota Palu H Rusdy Masturan yang berada di lokasi aksi demo mahasiswa menyatakan aksi yang dilakukan mahasiswa merupakan kepedulian mahasiswa generasi penerus bangsa terhadap situasi sosial masyarakat terkait dampak kenaikan harga BBM. Hanya saja penyusupan dari orang yang tidak bertanggung jawab membuat aksi yang tadinya wajar menjadi anarki.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nrl/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%