Selasa, 27/03/2012 13:44 WIB

Ikut Lempar Batu ke Kantor Kejati Sulsel, Gelandangan Dibogem Mahasiswa

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Ilustrasi/detikcom
Makassar - Saat konvoi menolak kenaikan harga BBM, mahasiswa dari beberapa kampus sempat melempar batu ke kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Seorang gelandangan ikut-ikutan. Karena disangka provokator, gelandangan itu pun dibogem.

100-an mahasiswa itu bergerak dari arah kampus Universitas 45 Makassar menuju fly over Urip Sumoharjo, Selasa (27/3/2012). Mereka singgah sesaat dan melempari kantor Kejati Sulsel dengan batu.

Untunglah aksi anarkis itu berhasil dicegah koordinator aksi. Saat aksi pelemparan terjadi, ternyata ada seorang gelandangan ikut melempar batu. Mahasiswa geram dan menghajar gelandangan itu.

Kemudian, gelandangan itu diamankan petugas masuk ke dalam kantor Kejati Sulsel.

Hingga saat ini, seribuan mahasiswa masih berkumpul di sekitar fly over Urip Sumoharjo dan pintu masuk Tol Reformasi. Situasi di beberapa ruas jalan protokol, seperti Jalan AP Pettarani, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Sultan Alauddin, tampak lengang. Banyak pengguna jalan, memilih menghindari jalur yang dimungkinkan menjadi lokasi aksi.

(mna/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    68%
    Kontra
    32%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel