detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 27/03/2012 06:21 WIB

Kejar 3 Besar di Pemilu 2014, PKS Gelar Mukernas di Medan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Medan, Sumatera Utara. Tujuan utamanya untuk melakukan konsolidasi mengejar target 3 besar dalam pemilu 2014.

"Mukernas di Medan mulai hari ini dihadiri seluruh pimpinan DPW PKS dan seluruh anggota legislatif PKS dari seluruh Indonesia. Tujuannya menguatkan tekad menuju 3 besar di pemilu 2014,"kata Sekjen PKS, Anis Matta, kepada detikcom, Selasa (27/3/2012).

Mukernas ini sebagai puncak konsolidasi PKS pada tahun 2012. Sebelumnya rapat koordinasi (rakornas) digelar PKS di sejumlah kota besar di Indonesia.

"Melalui Mukernas ini PKS melakukan pengukuhan jaringan yang sekarang sudah sampai 60 persen desa di seluruh Indonesia. PKS akan terus masuk ke desa dengan target 90 persen desa menjelang pemilu 2014. Dengan jangkauan struktur yang luas akan memudahkan PKS mencapai target 3 besar di Pemilu 2014," ujar Anis.

Dalam Mukernas juga dibahas sejumlah pilkada yang diikuti kader PKS. Selain Hidayat Nurwahid yang maju di pilkada DKI Jakarta, PKS juga akan mendorong Gatot Pujo Nugroho dalam pilkada Sumatera Utara tahun 2013 mendatang. Saat ini Gatot menjabat plt Gubernur Sumut.

Kala reshuffle kabinet dilakukan beberapa waktu lalu, PKS sempat gembar-gembor akan memutuskan tali koalisi melalui Mukernas. Apakah Mukernas kali ini mengarah ke sana?

"Kita belum pikirkan," kata Anis.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(van/mei)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close