detikcom
Senin, 26/03/2012 00:29 WIB

Pemilu Kada DKI Jakarta 2012

Jokowi: Banyak Alternatif Pilihan, Angka Golput Rendah

Prins David Saut - detikNews
Jokowi (dok. detikcom)
Jakarta, - Banyaknya kandidat dalam ajang pemilihan orang nomor satu di Jakarta, memberikan suasana baru dibandingkan Pemilu Kada DKI Jakarta pada tahun 2007 silam. Calon gubernur (cagub) dari PDIP, Joko Widodo, menilai banyaknya alternatif pilihan pasangan cagub dalam Pemilu Kada tahun ini akan menurunkan angka golput.

"Sekarang dengan ada alternatif, saya kira golput akan rendah dan kita harapkan yang golput rendah dan yang ikut (menggunakan hak pilih) akan tinggi, karena alternatifnya banyak," kata Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, kepada wartawan usai menghadiri acara majelis taklim di Gang Sepakat No 14, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Minggu (25/3/2012) malam.

Jokowi meyakini dengan adanya beragam pilihan akan menunjukan perbedaan antara Pemilu Kada 2007 dengan 2012. "Masyarakat diberikan pilihan-pilihan, yang kotak-kotak silahkan, yang warna-warni silahkan. Kalau ada pilihannya pasti saya kira akan beda," ucapnya.

Walikota Surakarta ini pun tidak pilih-pilih dalam membangun dukungan untuk dirinya sebagai salah satu cagub DKI Jakarta. Dengan menunjuk ke kemeja andalannya, Jokowi mengaku akan datang ke semua tempat di Jakarta dan merangkul semua elemen masyarakat.

"Ya semuanya, kalau pas pakai gini (kemeja andalan kotak-kotak merah), ya anak muda, kita pasti datang di semua tempat, seperti majelis-majelis taklim seperti ini," ujar Jokowi.

Soal penilaian negatif masyarakat atas calon dari partai politik, Jokowi membantah penilaian tersebut dengan menyatakan adanya calon yang 'seger'.

"Ndak ada (penilaian negatif), sekarang ini yang dilihat adalah ada figur alternatif ada calon alternatif, yang seger, seger, seger, itu yang dilihat. Independen sama juga, tapi lihatlah yang seger," tutupnya.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(vid/nvc)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close