Minggu, 25/03/2012 15:49 WIB

Terduga Teroris di Aceh Ditembak karena Panjat Dinding Hendak Kabur

Reni Kartikawati - detikNews
Jakarta - Tim Densus 88 Mabes Polri bersama Brimobda Polda Aceh menggerebek kelompok jaringan bom pipa Lhong, di Desa Limpo, Kecamatan Darussalam, Banda Aceh. Polisi menembak salah satu dari 3 terduga teroris yang ada di lokasi, karena berusaha kabur dengan memanjat dinding.

"Pada saat dilakukan penggerebekan pelaku MN (Polda Aceh menyebutkan MA-red) berusaha untuk lepas dari petugas dengan cara memanjat dinding. Tentunya kita tidak mau lepas dari upaya penangkapan itu. Oleh karena itu petugas mengarahkan tembakan ke kaki dan tangan kiri MN," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri (KaroPenMas) Brigjen Mochamad Taufik.

Hal itu disampaikan Taufik saat Jumpa Pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Minggu (25/03/12).

Taufik melanjutkan, MN kemudian jatuh dan mendapatkan pertolongan di RS Bhayangkara. MN meninggal dunia sebelum sampai ke RS Bhayangkara.

Penggerebekan ini dilakukan hari Sabtu (24/3) sekitar pukul 17.00 WIB hasil pengembangan 10 Maret 2012 lalu. Terduga teroris yang ditembak itu, langsung diotopsi malam itu juga.

"Malam itu juga langsung dilakukan otopsi sehingga hari ini diserahkan ke pihak keluarga," jelas Taufik.

Sebelumnya Kabid Humas Polda Aceh Kombes Gustaf Leo mengatakan, penangkapan mereka terkait kelompok Deugok cs yang sebelumnya sudah ditangkap tim Densus di Aceh Utara dan Aceh Besar pada Sabtu 10 Maret 2012. Mereka diduga terlibat dalam aksi pengeboman salah satu kandidat cagub Aceh.

(nwk/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    100%
    Kontra
    0%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel