detikcom
Minggu, 25/03/2012 15:24 WIB

Polisi Olah TKP Lokasi Pembacokan Brigadir Jaka di Tambun

Nala Edwin - detikNews
Jakarta - Kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pengeroyokan dua orang petugas Polsek Setu, Bekasi, oleh 4 orang yang diduga kawanan perampok. Dua polisi tersebut kritis akibat sabetan senjata tajam oleh kawanan begal tersebut.

"Saya belum bisa memberikan banyak keterangan, karena kita masih melakukan olah TKP," kata Kasat Reskrim Polres Kabupaten Bekasi Kompol Dedy Murti kepada detikcom, Minggu (25/3/2012).

Saat ditanya mengenai apa yang diincar 4 orang perampokan itu, Dedy mengaku masih dilakukan pemeriksaan. "Masih kita periksa," katanya.

Pengeroyokan oleh perampok itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB di Kampung Jati RT 03/03, Tambun, Kabupaten Bekasi. Saat itu Jaka dengan rekannya Brigadir Erry Sasongko sedang melakukan patroli rutin.

Saat berada di Kampung Jati, mereka mencurigai 4 orang yang berada di sekitar lokasi. Mereka kemudian turun dari mobil patroli hendak memeriksa 4 orang tersebut. Tiba-tiba saja kawanan itu melawan. Salah seorang pelaku menembakkan senjata api ke arah Brigadir Erry, namun meleset.

Kemudian pelaku yang lainnya menabrak Brigadir Jaka dengan motor sehingga terjatuh. Mereka kemudian membacok kepala Brigadir Jaka. Brigadir Erry yang mencoba membantu rekannya juga terkena sabetan senjata tajam.

Bigadir Jaka sempat mengeluarkan tembakan dan mengenai salah seorang kawanan. Namun mereka berhasil melarikan diri. Akibat luka yang cukup serius itu Brigadir Jaka dilarikan ke RS Karya Medika sedangkan rekannya Brigadir Erry dirawat di RSIA Kartika Husada karena menderita luka robek di leher.


Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(nal/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close