detikcom
Sabtu, 24/03/2012 11:52 WIB

Lewat Nomor HP Pribadi, Jokowi-Ahok Dekati Publik

Ray Jordan - detikNews
Jakarta - Biasanya para pejabat tidak terlalu suka mengumbar nomor handphone (HP) pribadinya ke publik. Namun Jokowi dan Basuki T Purnama alias Ahok berbeda. Mereka tidak sungkan membagi nomor HP pribadinya demi dekat dengan publik.

"Hampir semua orang punya nomor hape pribadi kami, itu yang kami tawarkan," ujar Ahok dalam diskusi yang digelar Sindo Radio Network di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (24/3/2012).

Menurut Ahok, Jokowi yang sudah berpengalaman memimpin Surakarta dan dirinya yang pernah menjadi Bupati Belitung Timur dinilai bisa menjadi nilai tambah. Apalagi menurut Ahok, baik dirinya maupun Jokowi merupakan sosok yang bersih.

"Kami ini adalah orang yang berpengalaman di kekuasaan. Kami bersih, kami bisa buktikan harta kami. Kami juga profesional dalam melayani," paparnya.

Ahok menyadari Jakarta memiliki segudang permasalahan. Namun sejak zaman Gubernur Ali Sadikin pun telah ditelurkan berbagai solusi yang luar biasa. Nah, untuk menyelesaikan semua persoalan itu diperlukan sosok yang bersih dan jujur. Ahok yakin dia dan Jokowi bisa menjawabnya.

"Jakarta itu dari zaman Ali Sadikin sudah banyak solusi, sudah banyak konsultan yang sudah memberikan solusi yang luar biasa. Ada pertanyaan berapa banyak lampu merah di Jakarta? Memang itu pertanyaan mau ujian mau lulus?," kata Ahok.

"Jakarta itu memiliki program yang paling lengkap di seluruh Indonesia. Tapi kenapa nggak berhasil, karena tidak ada orang yang jujur dan transparansi," imbuhnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 12.45 WIB

(vit/nik)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%
MustRead close