detikcom
Jumat, 23/03/2012 16:34 WIB

Ditinggal Salat Jumat, Kamera Wartawan di Mobil Dicuri

Ferdinan - detikNews
Jakarta - Apes nian nasib Dhimas Ginanjar, wartawan Jawa Pos. Saat menunaikan salat Jumat, satu kamera LSR, tiga lensa dan laptopnya raib digondol maling.

Kejadian bermula ketika Dhimas hendak bertandang ke rumah saudaranya. Di tengah perjalanan, Dimas bersama ayahnya memutuskan salat Jumat di Masjid Al Jihad di Jati Sampurna, Bekasi, Jawa Barat.

Dhimas kemudian memarkirkan mobil Avanza warna silver B 1796 SKB, sekitar 50 meter di belakang masjid. Usai salat sekitar pukul 12.40 WIB, dari kejauhan dia mulai curiga lantaran handuk yang ditaruh di mobil sudah berada di luar.

"Ternyata kaca mobil belakang di bagian kiri sudah pecah. Tas yang ada di belakang sudah terbuka resletingnya," kisah Dhimas saat dihubungi detikcom, Jumat (23/3/2012).

Di jok paling belakang, Dhimas meletakkan tas berisi kamera, lensa, laptop dan perlengkapan lainnya. "Barang itu sudah diambil," keluhnya. Warga sekitar pun mengaku tidak mengetahui aksi pencurian yang berlangsung di dekat masjid.

Dhimas kemudian melaporkan kejadian ini ke pos polisi Jati Sampurna. "Polisinya bilang cuma bisa bantu bikin laporan dan cek lokasi". Rencananya malam ini Dhimas akan melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek setempat.



seorang Bocah SD diadu Berkelahi Oleh temannya Hingga Muntah darah. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.23 WIB, hanya di TRANS TV

(fdn/gun)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%