Kamis, 22/03/2012 17:49 WIB
Seleksi Calon Mahasiswa Kedokteran Harus Diperiksa Jiwa Humanioranya
Demikian disampaikan anggota Komisi X DPR RI Dedi S. Gumelar.
“Dari hasil studi banding di Belanda, di sana orang masuk ke Fakultas Kedokteran itu nggak kayak di kita. Asal punya uang dan nilai akademis 8 bisa masuk. Padahal, jiwanya tidak dokter. Dokter itu profesi yang berbeda,” ujar Dedi S. Gumilar ketika dihubungi oleh Jurnalparlemen.com terkait perkembangan pembahasan RUU Pendidikan Kedokteran, Kamis, (22/3).
Menurut Dedi, di Indonesia tidak semua mahasiswa kedokteran yang setelah menempuh pendidikan kedokteran selama empat tahun, lalu mengambil pendidikan profesi dokter selama dua tahun untuk menjadi dokter.
“Padahal 60 persen dari biaya pendidikan mereka dibiayai negara. Ini kan merugikan. Padahal, masih banyak orang yang benar-benar ingin jadi dokter,“ ujar Dedi.
Karena itu, dalam seleksi calon mahasiswa fakultas kedokteran ke depan, menurut Dedi, perlu diperiksa portofolio seorang calon mahasiswa sejak SMP dan SMA.
“Jika ada dua orang calon mahasiswa kedokteran Si ; A dan Si B, misalnya keduanya punya nilai akademis yang sama-sama bagus 8 dan 9. Si A misalnya, juga aktivis pramuka dan kegiatan ekstrakurikuler. Sedangkan si B hanya akademisnya saja. Maka kita pilih si A, karena mentalitas humanioranya bagus," pungkas politisi PDI-P ini.
Rencananya, RUU Pendidikan Kedokteran ini juga akan disahkan bersamaan dengan pengesahan RUU Pendidikan Tinggi pada rapat paripurna 4 April 2012 nanti.
“RUU Pendidikan Kedokteran ; ini juga ; sudah masuk ke Tim Perumus dan Tim Sinkronisasi. Tanggal 28-30 Maret akan diadakan pleno dan kemudian akan diserahkan ke Baleg," ujar Dedi ; ketika dihubungi Jurnalparlemen.com, Kamis (22/3).
(nwk/nwk)
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
51 Orang Tewas Akibat Tornado di Oklahoma
593 share this. -
21 Mei 1998 Soeharto Tumbang, Apa Kabar Gelar Pahlawan?
547 share this. -
Kemendikbud Ajukan Anggaran Rp 829 miliar untuk Kurikulum 2013
462 share this. -
Kepada Presiden Myanmar, Obama Minta Kekerasan Terhadap Muslim Dihentikan
441 share this. -
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
417 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Selasa, 21/05/2013 13:55 WIB
Butuh Biaya Menikah, Baby Sitter Culik Bayi dan Minta Tebusan Rp 270 Juta
-
Selasa, 21/05/2013 13:50 WIB
Pesawat Militer AS Mendarat Tanpa Izin, Menhan: Itu Hanya Masalah Teknis
-
Selasa, 21/05/2013 13:47 WIB
Dugaan Aliran Dana ke PKS, KPK: Ikuti Saja Persidangan
-
Selasa, 21/05/2013 13:47 WIB
Dilarang Merokok di Angkutan Umum, Sopir: Ah! Itu Cuma Stiker Doang
-
Selasa, 21/05/2013 13:43 WIB
Kelamin Abdul Dipotong NN dengan Cutter
-
Selasa, 21/05/2013 12:52 WIB
Ini Dia Darin Mumtazah, Pelajar yang Dekat dengan Luthfi Hasan
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Tetangga Lihat Luthfi Hasan Kerap Sambangi Rumah Darin dan Menginap
-
Selasa, 21/05/2013 12:32 WIB
Abdul Kenal Wanita Pemotong Kelaminnya dari 'Salah Sambung' 4 Bulan Lalu
-
Selasa, 21/05/2013 12:48 WIB
PKS Diminta Dibubarkan, Anis Matta Angkat Bicara
-
Selasa, 21/05/2013 13:10 WIB
Abdul Gauli Wanita Pemotong Kelaminnya 2 Kali
-
Selasa, 21/05/2013 11:50 WIB
Remas Payudara 4 Mahasiswi, Dosen di Pematangsiantar Dilaporkan ke Polisi
-
Selasa, 21/05/2013 11:07 WIB
Curhat Soeharto pada Cak Nun: Kalau Rakyat Menjarah, Saya Ketakutan
-
Selasa, 21/05/2013 13:22 WIB
Lagi, Pesawat Militer AS Mendarat di Aceh
-
356 Komentar
-
235 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
209 Komentar
-
207 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
15 Tahun Reformasi
Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,848.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 11:56 WIB
Bareskrim Selidiki Pengakuan Aiptu Labora Jadi 'ATM' Atasannya
-
Selasa, 21/05/2013 11:51 WIB
Ketua PD: Jokowi-Gita 'Duet-Maut' di 2014, Tak Ada Lawan
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer







_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.
