Kamis, 22/03/2012 17:14 WIB

Tolak BBM Naik, Mahasiswa Nommensen Medan Rusak Mobil Pelat Merah

Khairul Ikhwan - detikNews
Jakarta - Demonstrasi mahasiswa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai anarkis di Medan. Pada Kamis (22/3/2012), mahasiswa merusak satu mobil yang menggunakan pelat merah.

Mobil Mitsubishi Kuda bernomor polisi BK 1028 H milik Kantor Imigrasi Belawan, Medan, melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan ketika mahasiswa Universitas Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Nommensen sedang berdemo.

"Kami berangkat dari Belawan tujuan Kantor Keuangan Medan," kata Andreas Perangin-angin, pengemudi mobil tersebut.

Begitu mengetahui ada mobil milik pemerintah lewat, massa kemudian menghentikannya. Tak ingin ada masalah, Andreas kemudian turun dari mobil bersama enam penumpang lainnya. Berikutnya sejumlah mahasiswa naik ke atas kap mobil dan menghancurkan semua kaca mobil.

Aksi itu baru berhenti setelah polisi membubarkan aksi tersebut. Massa mahasiswa kemudian digiring masuk kembali ke kampus, sementara mobil yang hancur itu dibawa ke markas Polresta Medan yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian.

Saat ini Wakapolresta Medan AKBP Pranyoto sedang bernegosiasi dengan pihak universitas terkait masalah demo tersebut.

"Nanti ya, kami masih diskusi soal ini," kata Pranyoto kepada wartawan saat ditanya tentang kasus tersebut.



Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
57%
Kontra
43%