Detik.com News
Detik.com

Kamis, 22/03/2012 11:07 WIB

Jembatan Teluk Gong Rawan Kecelakaan

Dhurandhara - detikNews
Jembatan Teluk Gong Rawan Kecelakaan
Jakarta - Jembatan Teluk Gong, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara dikenal warga sebagai lokasi yang rawan kecelakaan. Sebabnya, hampir setiap minggu ada saja kecelakaan yang terjadi di jembatan itu.

"Wah, daerah sini sih rawan kecelakaan. Malam minggu kemarin ada yang mati 1. Motor sama motor. Jadi dari arah Kapuk sama dari arah Grogol. Ngebut sih yang dari arah Grogol, akhirnya nabrak," ujar seorang warga Teluk Gong, Iwan saat ditemui detikcom, Kamis (22/3/2012).

Menurut Iwan, jalanan di Jembatan Teluk Gong memang gelap saat malam hari. Kadang ada lampu, kadang juga lampu tersebut tidak menyala. Apalagi jembatan ini banyak dilintasi truk-truk besar.

"Di sini kalau malam gelap banget soalnya. Jadi ada saja kecelakaan di sini, hampir tiap minggu ada saja yang jatuh. Belom lagi sekarang ini kan banyak truk lewat, jadi rawan," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Iwan, amblesnya jalan di jembatan Teluk Gong dikhawatirkan menambah rawannya kecelakaan di lokasi tersebut.

"Kita sih sebenarnya mau benarin itu lampu, kasih peneranganlah untuk di tengah (jembatan). Cuma ya nggak ngerti gimana caranya," jelasnya.

Sebelumnya Kadis PU DKI Jakarta Ery Basworo membenarkan adanya jalan rusak di Jembatan Teluk Gong. Namun Ery mengaku jalan rusak tersebut hanya rengat alias retak. Itu pun cuma satu titik. Ery berjanji akan segera memperbaiki jalan rusak tersebut.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gus/mad)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%