Kamis, 22/03/2012 06:28 WIB

KBRI Paris Sabar Menunggu Pemeriksaan CCTV Terkait Bom

Nurvita Indarini - detikNews
Bom mengobarkan api/BFMTV
Jakarta - Meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun bom yang meledak pada Rabu (21/3) di depan KBRI Paris, Prancis, sangat meresahkan. KBRI Paris sabar menunggu pemeriksaan polisi atas CCTV yang merekam kejadian tersebut.

"Kita tunggu pemeriksaannya. Saat ini masih diperiksa. Pasti butuh waktu untuk memeriksanya," ujar Wakil Dubes RI di Paris, Stephanus Yuwono, saat dihubungi detikcom, Kamis (22/3/2012).

Dikatakan dia, KBRI Prancis hari ini akan tetap beroperasi seperti biasa. WNI yang ada di kota itu diminta tetap tenang dan menjalankan ativitas seperti biasa.

"Kalau memerlukan sesuatu silakan menghubungi KBRI. Apa yang bisa kita bantu akan kita bantu," lanjut Stephanus.

Menurut dia, beberapa jam setelah ledakan bom, KBRI kembali beroperasi normal. Hal itu dilakukan setelah polisi mencabut garis polisi dan membersihkan pecahan kaca di sekitar lokasi.

Seperti diberitakan, bom meledak di luar KBRI Paris pada Rabu (21/3) sekitar pukul 05.15 pagi waktu Paris. Pusat ledakan berada sekitar 20 meter di seberang kantor KBRI Paris. Peristiwa ledakan ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Dari situs KBRI Paris, ledakan tersebut mengakibatkan sejumlah kaca jendela bangunan di sekitar lokasi pecah, termasuk kaca jendela KBRI yang berseberangan dengan pusat ledakan. Beberapa mobil yang parkir di sekitar lokasi pun mengalami kerusakan, dan dua di antaranya hangus terbakar.

(vit/rmd)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close