Rabu, 21/03/2012 11:47 WIB

PD: Ahok Arogan!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Partai Demokrat (PD) merespon keras kritik cawagub DKI usungan Gerindra Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada kinerja Pak Kumis Fauzi Bowo (Foke). Bagi PD, cawagub arogan seperti Ahok tak akan mulus di Pilkada DKI.

"Ahok saya baca berita dari kemarin itu ngomongnya kencang terus. Dia seperti pernah berbuat untuk DKI itu apa? Emang siapa Ahok itu. Ahok ngomong siapa yang dukung Foke, emang siapa yang mau dukung Ahok?" serang Wakil Ketua Umum PD Max Sopacua.

Hal ini disampaikan Max kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (21/3/2012).

Menurut Max, seorang cagub-cawagub harusnya lebih rendah hati. Tidak saling sikut dengan kandidat lain, apalagi mengurusi potongan rambut dan kumis cawagub lain.

"Saya bilang statement Ahok itu arogan. Dia kan cuma untuk mencari untung aja di Jakarta dengan berdagang. Emang di Jakarta Cina melulu ya. Jangan arogan. Kalau mau menang jangan arogan, emang gampang apa menangkan Pilkada Jakarta?," sindirnya.

Sementara, langkah Jokowi-Ahok tidaklah mudah. Menurut Max, Jakarta bukan Solo yang bisa dengan mudah dikuasai Jokowi.

"Pak Jokowi itu adalah panutan di Jawa Tengah. Masyarakat mendambakan dia sebagai pemimpin. Kalau dia cawagub Jateng tak ada lawan itu pasti. Tapi angin apa yang membawa dia ke Jakarta? Tiba-tiba Jokowi loncat menjadi Gubernur DKI, dimana format kedekatan terhadap warga yang dia tanam di Solo?," jelasnya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(van/gun)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%