detikcom
Selasa, 20/03/2012 15:38 WIB

Istri Presiden Suriah: Sayalah Diktator Sesungguhnya

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
Asma al-Assad (Daily Mail)
Damaskus, - Dari email pribadi yang bocor ke publik, terlihat bahwa istri Presiden Suriah Bashar al-Assad sangat mendukung rezim suaminya. Bahkan, Asma al-Assad menyebut dirinya sebagai 'diktator yang sesungguhnya' dalam salah satu email kepada sahabatnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Asma (36) kepada salah satu temannya sebagai lelucon. Saat itu, Asma dan temannya tengah membahas kondisi rumah tangganya dengan Assad.

"Perlu kamu dengar -- sayalah diktator yang sesungguhnya, dia tidak punya pilihan," tutur Asma dalam salah satu emailnya, seperti dilansir oleh Daily Mail, Selasa (20/3/2012).

Selama ini, karakter Asma diketahui tidak pernah terlihat mengkhawatirkan kepemimpinan suaminya yang mendapat kecaman dari banyak pihak, bahkan dunia internasional. Bahkan dengan adanya ribuan data email pribadinya yang bocor ke publik, terlihat bahwa Asma sangat mendukung kebijakan-kebijakan suaminya.

Dalam salah satu email lainnya kepada anggota keluarga, Asma bahkan memuji-muji pidato suaminya soal kondisi di Suriah. "Sangat kuat, tidak ada lagi main-main," puji Asma.

Kemudian dalam salah satu emailnya tertanggal 28 Desember 2011, Asma menyemangati suaminya terkait ancaman dunia internasional terhadap rezim suaminya. Email Asma ini menunjukkan bahwa sebenarnya Asma menyadari sepenuhnya tentang ancaman serius terhadap rezim Assad di Suriah.

"Jika kita kuat bersama, kita pasti bisa mengatasi hal ini bersama-sama... Saya mencintaimu," tulis Asma dalam salah satu emailnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nvc/ita)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%