detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:24 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 16/03/2012 19:17 WIB

Diperiksa 5 Jam oleh Polda Metro, Habib Hasan Dicecar 12 Pertanyaan

Arbi Anugrah - detikNews
Jakarta - Pemeriksaan terhadap Habib Hasan bin Jafar di Polda Metro Jaya hari ini selesai sudah. Dalam pemeriksaan itu, Habib Hasan dicecar dengan 12 pertanyaan oleh penyidik dari Polda Metro jaya.

"12 pertanyaan," kata Habib Hasan, usai menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat (16/3/2012).

Hal itu disampaikan Hasan menjawab kepenasaranan wartawan soal jumlah pertanyaan yang diterimanya dari penyidik.

Pantauan detikcom, Hasan keluar dari tempat pemeriksaan pada pukul 16.30 WIB. Saat berhadapan dengan wartawan, dia mengklaim bahwa selama diperiksa hampir 5 jam itu tidak ada pertanyaan penyidik yang sulit untuk dia jawab.

"Lancar Alhamdulillah dan saya serahkan semuanya kepada penyidik," ungkap Hasan yang mengenakan gamis putih dan peci hijau ini.

Seperti diberitakan, Habib Hasan hari ini menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. Hasan tiba sekitar pukul 10.45 WIB.

Hasan sebelumnya dilaporkan oleh 11 pemuda ke Polda Metro Jaya pada 16 Desember 2011 silam. Mereka melaporkan pria asal Bogor itu atas tuduhan pencabulan selama melakukan pengobatan alternatif.

Polisi mengaku kesulitan menyelidiki kasus tersebut, karena para korban melaporkan kasus yang sudah terjadi selama bertahun-tahun. Saat kejadian itu, para korban masih berusia belasan tahun.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ans/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close