Kamis, 15/03/2012 16:44 WIB

Malaysia akan Ekstradisi Pria Iran Terkait Bom Bangkok

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi
Kuala Lumpur, - Otoritas Malaysia berencana mengekstradisi seorang pria berkebangsaan Iran ke Thailand. Pria ini merupakan salah satu tersangka dalam kasus pengeboman terhadap diplomat Israel di Bangkok, beberapa waktu lalu.

Pria Iran bernama Masoud Sedaghatzadeh (31) tersebut, ditangkap di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 15 Februari lalu. Dia ditangkap saat hendak terbang ke Iran. Sedaghatzadeh diketahui tiba di Malaysia dengan penerbangan dari Thailand, tepat semalam sebelumnya.

Sedaghatzadeh sendiri telah membantah keterlibatannya dalam insiden pemboman tersebut. Bantahan ini disampaikannya dalam pengadilan.

"Kenapa saya berada di sini? Saya tidak ada kaitan apapun dengan kasus ini," ujarnya dalam bahasa Farsi yang diterjemahkan oleh seorang penerjemah di pengadilan, seperti dilansir oleh AFP, Kamis (15/3/2012).

Kepala Urusan Ekstradisi Kejaksaan Agung Malaysia, Kamal Baharin Omar menuturkan, otoritas Malaysia mengajukan permohonan ekstradisi ini kepada pengadilan atas permintaan resmi Thailand. Keputusannya baru akan keluar beberapa minggu kemudian.

Sidang pun ditunda dan akan dilanjutkan pada 16 April mendatang. Otoritas Malaysia meminta penundaan sidang selama 1 bulan sembari menunggu datangnya bukti-bukti yang mendukung permohonan ekstradisi ini dari otoritas Thailand.


Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(nvc/ita)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    62%
    Kontra
    38%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel