detikcom
Kamis, 15/03/2012 16:05 WIB

Gegana Masih Olah TKP Bom Pipa Semarang

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Tim Gegana menelisik ledakan bom pipa Semarang. Sisa-sisa ledakan diamankan, salah satunya paralon sepanjang 20 centimeter.

"TKP masih diolah oleh Inafis Polda Jateng, dan Dokpol Polda Jateng sedang olah TKP mengumpulkan barang bukti. Gegana ada," kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djihartono, saat dihubungi wartawan, Kamis (15/3/2012) pukul 15.30 WIB.

Menurut dia, ditemukan paralon 20 centimeter. "Low explosive atau high explosive, tim gegana yang menentukan," ujar dia.

Djihartono mengatakan tidak ada ancaman maupun konflik yang terjadi sebelum ledakan yang melukai 3 orang itu.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(aan/mad)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%